Kinerja Polres Sampang Lamban, Keluarga Korban Lapor Bidpropam Polda Jatim

0
201

Surabaya – zonadinamika.com. Keluarga korban lapor ke Bidpropam Polda Jatim, atas penindakan yang dinilai lamban kinerja Kepolisian Resort (Polres) Sampang, Madura. Dengan membawa secarik surat laporan Kepolisian Resort Sampang Nomor: LP/B/124/V/2018/JATIM/Polres tanggal 19 Mei 2018.

Korban saat ini sudah pulang dan dirawat di rumah masing-masing setelah rawat inap dari Rumah Sakit. Ketiga korban yakni Solihin (20), Jawir (16), Fadlillah (18). Ketiganya warga Dusun Caker, Desa Taman Sareh, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang.

Salah satu dari pihak keluarga korban penganiayaan mengatakan saya melaporkan perkara ini ke Propam Polda Jatim karena hampir 3 bulan belum ada tindakan. “Saya sudah menunjukkan pelaku yang sempat berada dirumahnya kepada Kasatreskrim Polres Sampang, mas. Alasannya apa tidak tangkap?.. Kok malah bilang pelaku melarikan diri,” sesal Mohammad Shobur (22), saat diwawancarai di Mapolda Jatim.

Guna mendapatkan keadilan dan kepastian hukum, keluarga korban melaporkannya Bidpropam Polda Jatim. “Padahal kasus ini sudah hampir 3 (tiga) bulan lamanya dilaporkan di Mapolres Sampang pada 19 Mei lalu, tidak ada tindak lanjut sampai sekarang hampir menginjak 3 bulan tapi proses masih belum ada tindak lanjut,” keluhnya.

Kekecewaan keluarga korban memuncak lantaran korban mengalami luka parah merobek kepala dibagian sisi kiri dekat telinga hingga terdapat 28 jahitan. Selain itu, korban juga sering mengeluh sakit hingga harus keluar masuk rumah sakit.

“Bahkan solihin (korban) sering mengeluh kesakitan dibagian kepala, pada 28 Juli 2018 kembali dirawat di rumah sakit dan baru dibawa pulang kemarin, akibat luka dibagian kepala sering sakit sakitan dan keluar masuk rumah sakit,” tambahnya.

Saat ZD konfirmasi Kasatreskrim Polres Sampang, AKP. Hery Kusnanto lewat chat WhatsApp,  hari ini, Jum’at (10/08/2018) belum ada tanggapan, hingga berita ini ditayangkan. (dms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here