Mudik Lebaran ke Kampung, Ketum LSM GPRI Ziarah ke Makam Ortu.

0
300

Palembang-Zonadinamika.cim.Ziarah di bulan suci Ramadhan ataupun di Hari Raya alangkah indahnya jika dapat kirim doa pada hari-hari yang penuh rahmat dan ampunan di hari-hari bulan Ramadhan dan hari yang bahagia Idul Fithri.Justru akan sangat bermakna bagi orang-orang yang sedang mudik ke kampung halaman, kita akan merasa tentram jika sebelum minta maaf kepada orang lain ia terlebih dahulu mengunjungi kubur orang tuanya yang ketepatan meninggal lebih dulu.

Demikian dikatakan H.Marjuni,SH Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Peduli Rakyat Indonesia (LSM GPRI) saat merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung kelahirnya di Palembang Sumatera Selatan bersama anak istri tercintah, dan momen yang berbagia itu juga di semlatkan melakukan Ziarah di makam Orang tua dari KETUA UMUM GPRI di kec. Sukarame Kodya Palembang.

“Kita menyempatkan diri untuk berziarah guna mengambil manfaat dengan mengingat mati dan orang yang mati. Dan tempat mereka ke Surga atau ke neraka” kata Arjun.

Dikatakan Arjun, Sebab hikmah dari anjuran berziarah kubur, menurut Arjun biasa di panggil adalah untuk mengingatkan hamba kepada akhirat dan memberi pelajaran berharga baginya akan kehancuran dunia dan kefanaannya. Sehingga jika ia kembali dari makam, timbul rasa takut kepada Allah dan kemudian memikirkan akhirat dan beramal untuk itu.

Tujuan lain, untuk mendoakan kebaikan dan memohonkan ampunan bagi mereka. Ini merupakan bentuk perbuatan baik orang yang masih hidup kepada orang yang telah mati. Amalannya telah putus begitu ia menghembuskan nafas terakhirnya meninggalkan dunia menuju akhirat.

Oleh sebab itu, ia (yang meninggal) sangat membutuhkan orang-orang yang berbaik hati mau mendoakan kebaikan dan ampunan baginya, serta menjadikannya penghuni surga.

Lebih jauh Arjun memaparkan, Ziarah kubur dapat membuat hati tidak terpaut kepada dunia dan zuhud terhadap gemerlap dunia. Dalam riwayat lain hadits ini disebutkan.

Dengan berziarah kubur, lalu mengingat kematian, akan menghalangi seseorang dari maksiat, melembutkan hatinya yang kelam, mengusir kesenangan terhadap dunia, membuat musibah yang kita alami terasa ringan. Ziarah kubur itu sangat dahsyat pengaruhnya untuk mencegah hitamnya hati dan mengubur sebab-sebab datangnya dosa.

Ketum LSM GPRI H.Marjuni sedang salam komando bersama Apryadi ketua DPD Palembang

Disinggung dengan dibentuknya GPRI, Arjun mengatakan, bahwa dengan lahirnya LSM GPRI sebagaimana terterah dalam AD/RT, GPRI kita bentuk dari masyarakat untuk masyarakat sehingga kita bisa menjalankan TUPOKSI LSM sesui UU ORMAS.

Menyisihkan 40 % GPRI Sebagai sosial control baik control terhadap masyarakat, pemerintah dari desa sd provinsi, bilama mana masyarakat membutuhkan bantuan maka GPRI siap tampil baik terkait perkara Hukum pidana maupun perdata agar masyarakat bisa merasakan keadilan, terkait sosial terhadap masyarakat banyak contoh ketika masyarakt rmh ya sdh tidak layak huni wajib kita perjuangkan dll sebaigainya.

Selanjutnya, 40% lagi ajang EKONOMI BISNIS yang Rill dan Hahal, karena di GPRI Tidak di benarkan premanisme, di GPRI intelectual yang di kedepankan.

Dan 15 % untuk ajang SILATURAHMI antara jajaran baik tingkat sektor atau kecamatan, kabupaten dan provinsi, 4 % untuk mengikatkan diri pada sejatinya anak bangsa indonesia yang ingin menciptakan kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam menjaga NKRI.

Untuk 1 % kita untuk meningkatkan arahan dari ALLAH menuhu HABLUMINNALLAH & HABLUMINNAS.

Pada kesempatan tersebut,  Marjuni meluangkan waktu untuk beretemu dengan bapak Apryadi sebagai ketua DPD LSM GPRI Palembang (zd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here