Jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Dodol Betawi Kini Di Produksi Di Desa Segarjaya

0
81

KARAWANG,JAWA BARAT: . Dodol betawi biasa muncul pada hari raya besar seperti Idul Fitri dan Idul Adha. Beberapa hari menjelang Lebaran, masyarakat Betawi sudah sibuk membuat dodol. Dodol diolah pada wajan berukuran sangat besar dan dimasak menggunakan kayu bakar. Dalam proses pembuatannya, dodol terus diaduk menggunakan kayu pengaduk yang panjang secara bergantian hingga matang. Dodol adalah salah satu ciri khas betawi yang tidak dapat dipisahkan. Sebagai salah satu Kue betawi, ciri khas dodol adalah warnanya yang Coklat kehitaman dan rasanya manis. Penampilannya memang tidak begitu eksotik  dan cenderung monoton. Cuma rasanya saja yang variatif. Sangat tepat menemani minum teh atau kopi pahit  di pagi hari atau menjelang sore.

Santan adalah elemen yang membuat gurih dodol. Biasanya unutk dijual, makin banyak santannya, maka dodol akan semakin mahal. Sekarang, Dodol Betawi bisa dikatakan hampir punah karena berkurangnya orang-orang yang mampu membuatnya sehingga harus di appreciate bagi mereka yang masih bertahan untuk terus melestarikan makanan khas betawi ini.

Satu hal lagi yang membedakannya, proses pembuatannya memakan waktu selama delapan jam lebih lama daripada pembuatan dodol dari daerah lainnya, dan cara pembuatannya juga masih sangat tradisional, menggunakan tungku dan kayu bakar.

Menurut Edi JUnaedi,” Bahwa Dodol betawi sekarang sudah Di perduksi di karawang yaitu Di Desa Segarjaya Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang,dengan tenaga yang berpengalaman dan profisional sehingga pembuatan dan ciri khas yang tidak berubah. Ujarnya

“Bagi Yang mau pesan di wilayah Karwaang dan Bekasi bisa langsung Telepon ke no 0858 8630 8886 atau 0857 1513 6782,Delevery Gratis samapi tujuan”. Pungkas Edi Junaedi sbagai warga Segarjaya sekaligus Marketing Dodol Betawi asal Desa Segarjaya. (Wasim)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here