PALI – Zonadinamika.com.Diduga karena ditolak untuk rujuk kembali, Ema Malini (20) warga Desa Betung Barat kecamatan Abab kabupaten PALI, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) disiram pakai cuka parah (Air keras red) oleh Arman (25) yang tidak lain merupakan mantan Suaminya sendiri pada jumat pagi sekira pukul 5:00 wib.

Informasi dihimpun dari Diana kakak kandung korban, peristiwa memilukan itu terjadi saat korban mau buka toko manisan miliknya, tiba-tiba tanpa diketahui mantan suaminya datang dari belakang dan langsung menyiramkan cuka parah yang memang sudah disiapkannya didalam ember kecil.

” Kejadian tersebut sangat singkat, karena pelaku datang tiba-tiba dan langsung menyiramkan cuka parah ke arah wajah korban, sebelumnya pada minggu lalu, mantan suami Ema ini, pernah mengajak korban untuk rujuk kembali, karena mereka sedang pisah ranjang tiga bulan lalu, tapi adik saya ini tidak mau lagi diajak rujuk,” Tutur Diana sabtu (5/1/2019).

Ditempat yang sama Hajir salah satu keluarga korban menambahkan menurutnya bahwa mantan suami Ema ini memang sudah dua kali ini melakukan penganiyaan dan mengancam korban, yang pertama pada minggu lalu mau mencekik memaksa untuk ikut dengannya untuk rujuk kembali, tapi tetap saja korban tidak mau.

” Waktu itu Ema telpon aku, minta tolong katanya, simantan suaminya mau memaksa Ema ikut dengan dia, aku langsung buru buru nemui Ema, untungnya saat saya tiba si Pelaku sudah tidak ada lagi di tempat kejadian pekara (TKP) dan saya langsung lapor ke Polsek Penukal Abab, soalnya ini sudah pengacaman,” jelas Hajir.

Berkemungkinan menurut Hajir Ema ini sudah tidak tahan lagi hidup bersama sang mantan suaminya tersebut, karena pelaku ini kerap menghabiskan uang berpoya poya tidak karuan, bahkan motor dan mobil juga sudah di gadaikan, mukin karena kesal selalu ditolak mantan istrinya, pelaku diduga kalap mata dan nekad menyiram mantan istrinya dengan cuka parah.

” Akibatnya korban mengalami luka bakar yang sangat serius dibeberapa bagian seperti, punggung, leher, pahanya dan harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas setempat, oleh karena mengingat luka yang diderita korban cukup serius, sehingga korban dirujuk ke RSUD Talang Ubi ibu kota PALI,” pungkasnya.

Sementara Kapolres Muara ENIM-PALI, AKBP Afner Juwono SH.SIK.MH.melalui Kapolsek Penukal Abab, IPTU Alpian SH. dikonfirmasi hal itu, membenarkan adanya kasus tersebut, namun menurutnya sejauh ini pihaknya belum menerima laporan dari pihak korban.

” Informasinya memang ada, tapi pihak kita sejauh ini belum menerima laporan dari pihak korban,” Tulis Alpian via whatsapp sabtu (5/1/2019).(herman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here