PALI – Zonadinamika.com.Tembok pagar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kecamatan Talang Ubi, kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan (Sumsel) roboh dan hancur berantakan, diduga kuat robohnya pagar pembatas itu diakibatkan oleh galian proyek drainase milik Pekerjaan Umum (PU) yang saat ini dalam pengerjaan.

Kepala Dinas PU BM, kabupaten PALI, Etty Murniati, ketika dikonfirmasi wartawan terkait hal tersebut menyangkal bahwa robohnya tembok tersebut disebabkan oleh galian drainase, menurutnya Hancurnya pagar dinding Rumah Sakit Umum Daerah itu diduga tertimpa tong penampungan air milik RSUD itu sendiri.

” Itu bukan karena drainase tapi tedmon RSUD roboh menimpa pagar rumah sakit, sehingga pagar ikut roboh, Kebetulan kita sedang bikin galian untuk drainase,” jelas Etty Murniati melalui pesan whatsaap, minggu (25/11).

Sementara Direktur Rumah Sakit Daerah (RSUD) kabupaten PALI, dr. Hj. Tri Fitriyanti tidak terima dengan pernyataan Kepala Dinas PU yang mengatakan bahwa robohnya dinding pagar pembatas itu diakibatkan tertimpa tedmond (tong air) karena menurutnya saat itu kondisi tedmond tersebut dalam keadaan kosong.

” Pagar tembok RSUD yang roboh saya tau, dan untuk mengetahui secara tekhnis langsung ke dinas PU, Kalau dari kami ya tong plastik penampung air saat itu lagi kosong, karena air PAM juga tidak hidup,” Tulisnya di dinding whatsapp, minggu petang (25/11).

Selain itu lanjutnya, hal tersebut bisa dibuktikan dengan tong penampung air itu tidak pecah, sama kayak balon kalau kosong dia akan mantul lagi. Kalau berisi air dia pasti akan kena tahanan dari dalam dan pecah,” tulisnya lagi.

Dia juga menambakan, tong plastik penampung air itu juga sudah lama ada disitu dan hanya 2 ton beratnya, bisa dilihat bahwa penampung air sama tiang penyangganya tidak rusak, masih utuh tiangnya juga tidak bengkok,” Pungkasnya.

Dari penelusuran awak media belum diketahui pasti penyebab dan kapan terjadinya robohnya pagar dinding RSUD itu, dikarnahkan kedua pimpinan instansi tersebut masih saling lempar, namun yang pasti pagar tembok diperkirakan setinggi dua meter dan panjang lebih kurang 10 meter itu, hancur tidak berbentuk.(suherman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here