Karawang, zonadinamika.com: Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karyamakmur II Desa Karyamakmur Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang Ambruk sekitar bulan Desember Tahun 2017, sampai saat ini belum kunjung di bangun, jangan dibangun tanda tanda untuk dibangun pun belum ada. “Saya ingin secepatnya dibangun sekolah kami ini, karena sangat tersisa waktu untuk mengajar pasalnya kami mengajar dijadikan dua Shop, Kelas 1,2,3 itu Ship pagi dan kelas 4,5 dan 6 itu Ship siang.” Hal tersebut di katakan Guru yang mengajar disekolah tersebut Rahma, Jum’at (2/11).

Ambruknya SDN Karyamakmur II Desember 2017 hampir kurang lebih satu tahun belum kunjung di bangun, bahkan waktu awal datang para Wakil Rakyat dan Dinas pendidikan, tapi sampai saat ini blm ada tanda tanda untuk di bangun, “Saya berharap secepat dibangun agar siswa – siswi kami tenang dalam belajar, jumlah murid sekita161 Siswa”. Ujar harapan Rahma Guru yang sudah dua tahun mengajar Di Sekolah Tersebut.

Ditempat terpisah Menurut Kepala Desa Karyamakmur Hartasim, membenarkan Ambruknya SDN Karyamakmur II, “Ya betul memang Sudah ambruk dibiarkan begitu saja kurang lebih hampir satu tahun, Saya sangat prihatin Dengan Ambruk ya SDN karyamakmur 2, hampir kurang lebih satu tahun, belum kunjung di bangun, hanya janji dan janji. Ujar Kepala Desa karyamakmur Hartasim yang biasa di sapa Ipung.

“Saya berharap pemerintah khususnya Dinas pendidikan agar segera di bangun SDN yang sudah ambruk tersebut, apa lagi mau musim hujan anak anak mau belajar di mana.” ungkap harapan Hartasim.

Menurut Komite SDN Karyamakmur II Wawancara, senada apa yang disampaikan Hartasim, “Saya sangat prihatin sampai sekarang belum kunjung dibangun jadi menghambat proses dalam belajar,.” Katanya.

Dari hasil pantauan zonadinamika.com, Jum’at pagi (2/11),bahwa Bangun tersebut sangat miris pasalnya kayu kayu ambruk, bukan itu saja rumput ilalang dan pohon seri tumbuh subur di dalam Ruang kelas bukan itu saja yang lebih anehnya lagi di Tembok tumbuh pohon Seri sepanjang sekitar 60 cm. Bukan itu saja saat siswa-siswi istirahat asa yang bermain di sekitar sekolah yang ambruk takutnya ada ambruk susulan. (Wasim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here