Karawang-Zonadinamika.com. Acara rapat orang tua Siswa Kelas XII yang di gelar di Kampus SMAN 2 Cikampek pada 07/8. Pelaksanaan rapat orang siswa tersebut untuk menyikapi dan melengkapi sebagaimana diamanatkan pada Peraturan menteri pendidikan no.75 tahun 2016 tentang komite sekolah,surat kepala dinas pendidikan provinsi jawa barat no.422.4/23164-set Disdik tanggal 12 Juli 2018 tentang pembiayaan pendidikan pada sekolah Menengah Atas Sekolah Menengah Kejuruan dan sekolah luar biasa negeri di Jawa Barat.

Kepsek SMA Negeri 2 Cikampek Dra.Hj.Dida Siti Sa’adah.M.M dalam paparanya meminta kepada seluruh orang tua siswa untuk sama-sama membangun SMA N 2 Cikampek dimana program dan rencana dunia pendidikan saat ini dibutuhkan peran serta para orang tua siswa/wi untuk melengkapi akan kekurangan dalam hal pendanaan pendidikan di SMA Negeri 2 Cikampek sebagai mana yang terjadi di sekolah lain.

Dra.Hj.Dida Siti Sa’adah.M.M menambahkan, Pemerintah sudah tidak mampu membiayai secara keseluruhan maka di butuhkan subsidi silang, saat ini pemerintha hanya mampu membiayai siswa Rp.1.400.000/siswa selama satu tahun.

Adapun dana yang perlu di bebankan pada orang tua siswa untuk mendukung biaya pendidikan sebagai bagaimana ditegaskan oleh Peraturan Menteri Pendidikan,oleh sebab itu peran orang tua siswa sangat di butuhkan, adapun besaran yang di bebankan pada orang tua siswa,kembali kami serahkan pada tiap orang tua siswa untuk di sepakati tanpa ada yang terbeban dan unsur paksaan soal besaran nilai, harap Dida.

Sujana dari Tiem Saber Pungli Karawang yang hadir dalam rapat tersebut, mengatakan 53 orang sudah menangkap OTT selama tahun 2017,maka kami dari tiem saber pungli selalu siap menampung setiap laporan masyarakat dan identitas akan dirahasiakan.

Terkait soal kewajiban yang saat ini di paparkan oleh pihak sekolah, kami minta pada setiap orang tua agar membuat kesepatan dengan pihak sekolah soal besaran, sebab pihak sekolah melakukan pungutan itu tidak terlepas dari peningkatan mutu pendidikan, karena ketentuan saat ini ada yuran awal tahun dan yuran bulanan bukan SPP, jadi adapun besaran yuran silahkan di bicarakan baik-baik dengan pihak sekolah. terang Sujana.

Seraya menambahkan, apapun yang di harapkan oleh pihak sekolah, itu semua sudah pasti ada ketentuan,namun dibutuhkan kesepatakan orang tua siswa dengan pihak sekolah agar tidak ada unsur paksaan atau bertentangan dengan hukum.

Jawali Ketua Komite SMA Negeri 2 Cikampek juga mengharapkan dukungan orang tua secara rempuk mengenai besaran yang di wajibkan untuk orang tua sebagai yuran bulananya, yuran tersebut yang akan di peruntuhkan bagi para guru honor,penjaga sekolah dan biaya UNBK.

Rapat yang terlihat alot dengan adu argumen para orang tua siswa dengan pihak penyelenggara namun peristiwa tersebut tidak berlangsung lama dan akhirnya mendapatkan titik terang soal besaran dan di putuskan bahwa yuran untuk kelas XII jatuh di angka Rp.150.000/siswa setiap bulanya.

Rapat dihadiri ratusan orang tua siswa, Indra dari pembina Polsek Cikampek dan Tim Saber Pungli Karawang.(B)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here