Surabaya – zonadinamika.com. Sejumlah warga di jalan Kalisari III, Kelurahan Kapasari, Kecamatan Genteng, Surabaya, tolak pembangunan gudang Farmasi milik PT. Podo Mekar Jaya Sentosa. Pasalnya, pembangunan gudang tersebut telah mengganggu aktifitas sehari-hari warga sekitar, baik dari akses jalan maupun kebisingan yang ditimbulkannya dari alat berat pekerjaan.

Tak hanya itu, ada bangunan milik warga yang retak akibat pekerjaan pembangunan gudang Farmasi tersebut. Namun sudah ada kesepakatan antara pihak yang terdampak dengan kontraktor tersebut.

Dari informasi yang dihimpun wartawan ZD, kemarin, Sabtu (03/10/2018), warga setempat menggelar rapat dengan kontraktor pelaksana pembangunan gudang lima lantai itu dan pemilik gudang, namun pemilik gudang (Hutomo Wiyono) tak hadir diwakili oleh Erik. Pada rapat tersebut belum menuai titik temu. Alhasil, warga sempat ricuh dalam rapat yang digelar di kediaman tokoh masyarakat, Jalan Kalisari III No. 20, Kapasari, Genteng, Surabaya.

Berdasarkan data yang dihimpun juga oleh wartawan ZD, pada tahun 1996 gejolak warga memprotes atas pendirian bangunan yang peruntukan sebagai alih fungsi gudang / penyimpanan barang. Seharusnya dalam wilayah tersebut (jl. Kalisari III) pendirian bangunan berfungsi sebagai rumah tempat tinggal yang dilegislasi dari Surat yang dikeluarkan Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II, saat itu dijabat oleh Drs. H Wardji.

Saat gelar rapat musyawarah, terdapat aspirasi warga yang diajukan, sebagai berikut;

– Warga keberatan atas pendirian bangunan untuk peruntukan gudang

– Warga meminta fungsi bangunan untuk tempat tinggal

– Warga meminta saluran yang lama (didalam) difungsikan kembali bukan pergantian dibuat kembali diluar.

– Tidak mau pendirian bangunan dengan lima lantai karena berdampak pada kuota parkir ditengah dan berdampak pada rumah warga sekitar dikemudian tahun.

“Keamanan disini kurang mas, liat aja kalau malam hari sangat rawan bahaya. Saya aja kurang mampu, gaji saya juga berapa dan pos keamanan hanya disini, agar pos keamanan ditambah,” keluhnya yang tak mau menyebutkan nama. (win/dms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here