Medan, zonadinamika
Penguatan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) sangat dibutuhkan guna memotret kondisi demokrasi yang ada di Indonesia.

IDI merupakan instrumen pengukur kuantitatif terhadap kualitas demokrasi yang dilakukan sejak tahun 2009 menggambarkan kondisi juga tantangan demokrasi yang mengalami perubahan, baik berdasarkan teoritis maupun praktis, yakni sebuah metode pendekatan yang bisa memberikan sumbangsih bagi perubahan sosial. Hal ini tercermin dari berbagai literatur (referensi) dan kajian ilmiah komtemporer ataupun proses lainnya.

Melihat dinamika pembangunan Indeks Demokrasi Indonesia khususnya di Provinsi Sumatera Utara, Ketua Dpp Lsm Strategi M. Yusuf Siregar (foto), aktivis sosial kontrol yang akrab disapa Boy Siregar ini memandang Pemprovsu harus lebih menggalakkan pensosialisasiannya (IDI, red) kepada masyarakat.

“Target IDI hanya bisa tercapai jika dilakukan bersama dengan semua stakeholder, termasuk komponen masyarakat”, ucapnya disela-sela Rapat Koordinasi Penguatan Pokja Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) provinsi Sumut di Hotel Polonia Medan, Senin (22/10).

Boy Siregar yang hadir didampingi Sekretarisnya Marini Rizka mengatakan penyelenggaraan kegiatan bimbingan, supervisi dan evaluasi kinerja Pemda dalam pengembangan demokrasi oleh Dit Poldagri Ditjen Polpum Kemendagri RI melalui Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Bakesbang Pol) Provsu sudah cukup baik.

Sebab melibatkan banyak elemen mulai Parpol, KPU/Bawaslu, Ormas/LSM, unsur ASN seperti Badan Pusat Statistik, Biro Otda, Hukum, Kesbang kab/kota se-Sumut, PWI, Kaukus Perempuan Politik sampai perwakilan Mahasiswa.

Menurut Boy indikator pencapaian target Indeks Demokrasi Indonesia khususnya di Provsu tak terlepas dari sejauh mana masyarakat Sumatera Utara itu sendiri memahami tentang IDI tersebut.

“Dari itu, pemerintah Sumut melalui dinas terkait seyogianya se-sering mungkin melakukan sosialisasi IDI terhadap ornamen kemasyarakatan, agar pertumbuhan demokrasi diprovinsi Sumatera Utara berjalan maksimal”, tuturnya.

Di antara narasumber dalam kegiatan Rakor Terkait Penguatan Pokja IDI Sumut yaitu DR Emrus Sihombing, dosen komunikasi politik universitas Pelita Harapan Jakarta, Brigjen Pol Drs.Budi Susanto, Assisten Deputi Koordinasi Demokrasi dan Ormas Kemenko Polhukam RI, Dedi Taryadi,SH. M.Si, dan lainnya baik dari daerah maupun pusat.

Sementara mewakili Sekda Provsu langsung dihadiri Kaban Kesbang Pol Suriadi Bahar,SH, MH yang bertindak juga sebagai narasumber, Kasubbid Ormas Harry, SSTP, M.Si, Analis Kelembagaan Masyarakat Dudi Alexander Chaniago, SH, Staf Politik Desiderius, SH, M.Si, Staf Ormas Sri Dewi Handayani, S.Sos, beserta puluhan unsur staf dan pejabat badan Kesbang Pol Pemprov Sumatera Utara. (Rahman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here