LSM Strategi Minta Bangunan Liar Desa Tembung Ditertibkan

0
56

Medan, zonadinamika.com. Fenomena masyarakat seputar bangunan yang berdiri diatas parit maupun badan jalan alias ‘bangunan liar’ seakan tak kunjung usai, padahal pemerintah telah mengeluarkan regulasi baik dalam bentuk UU, PP, PERMEN, sampai ke PERDA, PERBUP, dan lainnya.

Seperti yang terjadi di kecamatan Percut Sei Tuan Deli Serdang, tepatnya di Jl.Datuk Kabu Gg. Harapan Link. XV Dusun Jambu Pasar 3 Tembung, ungkap Ketum Lsm Strategi M. Yusuf Siregar (foto) di Posko Pengaduan Masyarakat Dpp Lsm Strategi Jl. Kedondong Marindal, Selasa malam (11/9).

“Kondisi bangunan melebihi batas hak kepemilikan, berdiri diatas parit hingga mencakup badan jalan”, ucap tokoh pemuda yang akrab disapa Boy Siregar ini sembari menunjukkan  gambar lokasi persil bangunan serta copy pernyataan yang ditanda tangani puluhan warga diatas materai tahun 2012 silam, dan terakhir surat dari perwakilan masyarakat Jl. Datuk Kabu Gg. Harapan bernama Aceh Manday yang ditujukan kepada Kades Tembung pada Agustus lalu.

Kemudian Boy menjelaskan kronologi permasalahan yang sudah tahunan belum menuai solusi, dimana pada saat berlangsungnya pembangunan (Alm) Kepling lama sudah melakukan pengukuran, namun pemilik rumah inisial S terkesan tidak peduli, sebab  bangunan yang berdiri diatas parit hingga mencapai badan jalan tetap berlanjut. Sementara menurut informasi warga tanah yang terkena bangunan tersebut merupakan sumbangan dari masyarakat untuk digunakan sebagai akses jalan.

Sambungnya lagi, selaku unsur penyelenggara Pemerintahan Desa dalam rangka melayani masyarakat, Kades bersama perangkatnya bertugas melaksanakan urusan pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan pembinaan kemasyarakatan, termasuk penyelesaian sengketa ataupun perselisihan diantara warga.

Boy Siregar mengimbau Kepala Desa Tembung kecamatan Percut Sei Tuan DS segera menertibkan bangunan liar sekaligus menyikapi persoalan warga Jl. Datuk Kabu Gg. Harapan Link.XV Dusun Jambu Pasar 3 Tembung dengan bijaksana guna menghindari kemungkinan terjadinya hal yang dapat mengganggu kamtibmas. (0145

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here