Jakarta, Zonadinamika.com
Bupati Bekasi nonaktif, Neneng Hasanah Yasin mengakui pernah bertemu CEO Lippo Group James Riady membahas izin mega proyek pembangunan Meikarta, di Cikarang, kabupaten Bekasi.
Meikarta merupakan megaproyek hunian masa depan milik Lippo Group yang digarap oleh lini bisnisnya, PT Mahkota Sentosa Utama (MSU), anak usaha PT Lippo Cikarang, Tbk.

“Sudah (bertemu James Riady-red)” kata Neneng singkat sebelum masuk Gedung KPK, Jakarta, Selasa (30/10). Namun saat diminta penegasan kembali soal pertemuan dengan James, Neneng sapaan akrap politisi Golkar tersebut hanya merespon dengan anggukan kepala.

Sementara itu, James tak menjawab saat dikonfirmasi ihwal pertemuan dengan Neneng, sebelum kasus dugaan suap pengurusan izin proyek Meikarta terungkap. Dia (James) memilih menutup mulut sembari masuk ke Gedung KPK.

Neneng dan James sama-sama diperiksa hari ini. Neneng merupakan salah satu tersangka dalam kasus dugaan suap izin proyek Meikarta. Sementara James diperiksa sebagai saksi untuk para tersangka suap pengurusan izin proyek Meikarta.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang tak membantah terkait dugaan pertemuan antara Neneng dengan James. Saut mengatakan bahwa pihak KPK akan mendalami sejumlah hal kepada James terkait proyek Meikarta.
“Biarkan dulu penyidik yang mengembangkan apa-apa yang mau di-ros check atau apa saja yang mau dikonformasi,” kata Saut kepada awak media.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, James bertemu dengan Neneng di rumah pribadinya, Desa Citarik, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. sekitar Januari 2018.

Dalam pertemuan itu, James tak datang sendiri, dia datang bersama sejumlah petinggi Lippo Group lainnya yang diduga membahas proses perizinan proyek Meikarta yang mandek di Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Berikutnya pada pertengahan tahun ini (2018-red) keduanya kembali bertemu di sebuah tempat yang dirahasiakan. (FIK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here