Jakarta-Zonadinamika.com
Tanggal 2 Oktober 2018 yang merupakan Hari Batik menjadi tonggak penting bagi Komunitas dan Jemaat GPIB di DKI Jakarta. Mengapa tidak? Karena pada tanggal tersebut menjadi tonggak bersejarah berkesinambungannya sejarah, seni dan budaya diangkat ke permukaan mendapat dukungan Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara.

Dalam audensi tersebut Pelaksana Harian Majelis Jemaat GPIB Tugu DKI Jakarta diwakili oleh Ketua Majelis Jemaat Pdt. Egbert Parasian Sihombing, S.Th, M.Min, Ketua I Pnt. Demsi H. Pandelaki, S.H., Ketua IV Pnt. Drs Arthus Arnold Alfons, Ketua V Pnt. Johan Sopaheluwakan, S.Pd dan Sekretaris Dkn. Ny. Mulia Hati Cornelis – Ziliwu serta Ketua Panitia HUT Bapak Ritchie Kailuhu yang.merupakan Putra Tugu dari garis keturunan Portugis Tugu fam Cornelis.

Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara yang hadir bersama SKPD terkait memaparkan bahwa Indonesia kaya akan suku dan bahasa yang ada di tanah air. Tugas pemerintah dalam hal ini menssupport dan mendukung komunitas atau suku bangsa yang ada di wilayah Jakarta Utara termasuk Komunitas Tugu dalam mengembangan Sejarah, Seni dan Budaya.

Walikota mendukung hal itu nampak dalam penegasannya meminta Sudin Perhubungan agar mengkoordinasikan dengan Kepala Satuan Lalu lintas Jakarta Utara dan Pihak GPIB Tugu pengaturan buka tutup jalan sehubungan dengan festival Budaya Tugu yang akan dilaksanakan tanggal 4 November 2018.
Bahkan Walikota meminta Satpol PP untuk siap membantu.

Terkait Ondel-ondel yang diminta untuk dihadirkan di Tugu dan Tarian binaan Sudian Pariwisata dan Kebudayaan yang juga hadir memeriahkan acara Bapak Wali meminta Sudin Pariwisata dan Kebudayaan untuk menyiapkannya.

Supporting Walikota terhadap acara festival Budaya Tugu diwujudkan oleh pernyataan Camat Cilincing Bapak Purnomo dan Lurah Semper Barat Bapak Benhard Ellying yang akan memback up dari sisi penataan lingkungan hidup, pertamanan, tata air dan tentu kebersihan yang didukung petugas PPSU Kecamatan Cilincing maupun Kelurahan Semper Barat.

Bahkan Bapak Walikota mengingatkan agar sound system, taman dan tumpeng juga harus dipikirkan sehubungan dengan festival Budaua Tugu dalam rangka HUT 270 Gedung Gereja Tugu yang merupakan salah satu titik destinasi dari 12 Jalur Destinasi Wisata Pesisir yang dicetuskan era Walikota Bapak Bambang Sugiyono.

“Tanggal 4 November 2018 akan diselenggarakan festival  Budaya Tugu yang merupakan HUT 270 Gedung Gereja dan akan ditampilkan Pameran Foto, performa Tari Betawi dan Noni Tugu serta performa 3 group Keroncong Tugu dan Bazar Jemaat dengan menghadirkan para duta besar negara sahabat seperti Portugal, Brasil, Mozambique dan Belanda.” Ungkap Ritchie Kailuhu.

(Warman Rusmani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here