Jakarta–Zonadinamika.com. H.Marjuni Inchandy, SH Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gempar Peduli Rakyat Indonesia (GPRI) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) berpesan pada seluruh jajaran LSM GPRI agar selalu menjadikan lembaga sebagai sarana membangun mentalitas masyarakat yang peduli pada semua lapisan.GPRI harus bisa melakukan terobosan positif pada masyarakat dan memberikan nilai positif, jadikan LSM sebagai kontrol sosial,seluruh anggota agar saling menjaga kekompokan, dalam melaksanakan kegiatan apapun, baik berhubungan dengan pelayanan masyarakat dan kegiatan lainnya,jauhkan sifat fropokasi yang merusak keutuhan NKRI.

Gemparkan aksi kontrol sosial bagi pemerintah yang peduli terhadap kesejahteraan rakyat, dan setiap anggota selalu mengingatkan untuk bersama-sama menggalang kebaikan. “Ayo teman-teman, ayo kita tetap kompak memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Tidak usah menjelekkan antar sesama, baik itu dari lembaga sendiri ataupun dari lembaga lain,” tandasnya Arjun panggil akrabnya.

Seraya berharap, Agar semua menjaga marwah lembaga dan tetap fokus membantu,memberikan dukungan pelayanan terhadap masyarakat, untuk kita saling tukar pikiran, bagaimana kedepannya lembaga ini tetap menjadi kebanggaan masyarakat khususnya dalam memberikan dukungan dan pelayanan, dan tingkatkan marwah lembaga GPRI yang pro aktif komunikasi pada seluruh lapisan masyarakat baik via grup yang sudah di buat. pesannya.

“Semua pengurus dan anggota mulai tingkat DPP,DPD dan DPC juga sayap-sayap GPRI di tingkat Kecamatan seluruh Indonesia agar terus menjaga kokompakan, ataupun keseragaman dalam membantu masyarakat dan hal lain yang berhubungan dengan lembaga, untuk tetap satu komando dibawah naungan GPRI,” ucapnya.

Selain itu, Ketua LSM GPRI H.Marjuni, SH mengatakan, para pengurus LSM GPRI harus terlibat melakukan pengawasan pengelolaan anggaran pemerintah dan rakyat dari kezoliman oleh oknum-oknum yang kurang mengumandangkan sila pancasila yakni Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.GPRI Ingin betul-betul terlibat atau berpartisipasi melakukan perlawanan terhadap penyalahgunaan wewenang pengelolaan anggaran pemerintah.

“Gemparkan GPRI dalam mengawasi dan meminimalisasi potensi kerugian keuangan negara dari tangan-tangan jail dan himpun seluruh kekuatan masyarakat menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa.

Galang persatuan dan kesatuan untuk meningkatkan dan mengembangkan semangat pengabdian kepada masyarakat, baik melalui bhakti sosial serta semangat kebersamaan yang mampu mengelola potensi yang ada untuk kesejahteraan anggota dan masyarakat.

Selain itu GPRI harus berpartisipasi aktif memberi masukan kepada pemerintah dengan kajian kepentingan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat dan atau kegiatan yang berhubungan dengan dunia usaha pada penyelenggaraan pengadaan barang dan jasa pemerintah,”.

Penekanan pengawalan akan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih juga perku oleh karena itu setiap pengurus GPRI di daerah, dan jangan hanya berbangga hati memengang sebuah lembaga bila hanya retorika, tapi harus benar-benar fungsi kontrol dan sosial harus berjalan dan menjaga nama baik lembaga GPRI di mata pemerintah dan masyarakat, tidak ada ampunan bagi pengurus GPRI bila terlibat kriminal atau narkoba, DPP GPRI tidak akan memberikan bantuan hukum bagi mereka yang tidak menjaga nama baik GPRI.

Tingkat korupsi di tubuh pemerintahan bagi sangat di posisi rawan dan rakyat menjadi korban, penyelenggara dengan menjual atas nama program untuk rakyat masih rentan jadi ajang korupsi, maka kita sebagai warga harus peduli untuk mengoreksi mereka jangan kita biarkan oknum-oknum pejabat merongrong uang rakyat, GPRI akan selalu bersinergi dengan KPK dan penegak hukum lainya dalam pembrantasan korupsi,Tegas Marjuni.

“Pesan saya selaku ketum pada seluruh pengurus GPRI dimana saja, rapatkan barisan, kawal pemerintahan demi rakyat dan negara yang bersih dari tangan-tangan jail dalam penyerapan uang rakyat,bersama-sama penegak hukum brantas barang haram atau narkobah”. tim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here