Lahirnya Pepeling Bukan Suatu Lembaga atau Ormas untuk Memanusiakan Manusia

0
136

Subang-Zonadinamika.com,Keberadaan sejumlah Ormas,LSM,Paguyuban sudah tidak mengherankan akan keberadaanya bagi masyarakat,pejabat publik,ataupun instansi di Kab Subang.

Pada 4 Nov 2017 lahir salah satu kelompok yang enggan disebut Ormas,LSM,ataupun Paguyuban.Deklarasi secara lokal lahir dari sebuah inspirasi salah seorang yang dituakan Minul dan aktivis muda Ahmad Firdaus dengan nama PEPELING yang artinya ngelingan (sama sama saling mengingatkan).

Pepeling sekelompok warga Cibungur, Desa Cikaum Barat Kec Cikaum Kab Subang ini bercita cita untuk memanusiakan manusia yang di implementasikan dalam keseharianya terhadap diri sendiri terdahulu dan lingkunganya.

Pepeling lebih cenderung meningkatkan sumberdaya manusia untuk mampu memelihara kebersamaan dan kekompakan supaya bisa menjadi manusia yang mampu mencintai setiap aspek kehidupan yang positif .Ahmad Firdaus ungkapkan  saat ditemui  awak media zonadinamika” biarkan orang mau menamai apa terhadap Pepeling yang jelas saya bersama teman teman ingin mewujudkan cita cita manusia yang bisa mencintai seni budaya dan bentuk sosial kemanusiaan,”ungkapnya.

Minul sesepuh sekaligus sang inspirasi Pepeling yang terlihat sederhana dalam karakter kesundaanya memberikan sedikit lontaranya  ” suatu kelompok yang ihklas dalam menjalani hidup yang bermanfaat bukan hanya sesama manusia tapi bagi seluruh kehidupan di alam ini  akan terasa indah, perjalanan Pepeling tidak pernah mengedepankan materi,saya lebih condong memanusiakan manusia,mencintai dan melestarikan lingkungan,seni tradisional,budaya leluhur, biarkan masalah materi itu akan berjalan dengan sendirinya” pungkasnya.

Penyediaan lahan dan sebuah panggug sederhana dilengkapi alat seni budaya tradisional seperti, karinding,celempung,kecapi,suling merupakan bukti kecintaanya terhadap seni budaya asli. Upaya renovasi rumah salah satu warga tidak mampu,perbaikan jalan lingkungan merupakan bukti cinta sosial (memanusiakan manusia). Pepeling mendapat lirikan dari Disdikbud kab Subang untuk dilegalkan keberadaanya dan berharap Pepeling bisa menjadi figur lebih exsistensi dalam upaya memelihara seni budaya tradisional dan kesosialan.(rudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here