Zurich, Peluncuran Zurich Principle Care

0
240
Surabaya – zonadinamika.com. Beberapa waktu lalu tepatnya tanggal, 14 Mei 2018 Grup perusahaan asuransi terkemuka di indonesia, Zurich, hari ini secara resmi meluncurkan Zurich Principle Care, asuransi penyakit kritis dengan manfaat lengkap, yang meniawab kebutuhan keluarga muda Indonesia saat ini.
Chief of Operating dan Strategy Officer Zurich Tapas Life, Sutikno Sjarif mengatakan bahwa kehadiran produk ini sejalan dengan komitmen Zurich dalam menghadirkan solusi perlindungan yang mudah. inovatif dan fokus memberikan nasabah solusi di setiap fase kehidupannya.
Dari informasi yang dihimpun dalam agenda Zurich,  ada berbagai macam informasi yakni Survei Zurich; Lebih dari 50% generasi usia produktif mengaku teiah peduli pada proteksi kesehatan.
Tuntutan lingkungan dan gaya hidup yang iebih dinamis, kaum produktif Indonesia harus iebih siap hadapi resiko penyakit kritis. Zurich Principle Care, asuransi penyakit kritis dengan manfaat Iengkap yaitu mencakup semua jenis penyakit kritis, jaminan premium pengembalian premi sampai dengan 100%, dan harga premi yang terjangkau muiai dari Rp 11.000  per hari.
Lebih lanjut, Zurich Principle Care memberikan perlindungan terhadap seluruh jenis penyakit kritis, termasuk stroke, jantung, kanker, gagal ginjal, sirosis hepatitis, haemofilia. leukimia, dan thalesemia. Produk inovasi ini juga memberikan manfaat klaim maksimal sampai 3 kali, klaim penyakit kanker lanjutan, manfaat angioplasti, Iayanan opini medis kedua, serta manfaat meninggal dunia.
‘Antusiasme Masyarakat Surabaya akan Produk Asuransi’
Surabaya telah menjadi salah satu kota dengan jumlah nasabah terbesar bagi Zurich, yaitu sebanyak 3102 nasabah, dengan presentasi kontribusi market share sebesar 20% dan‘ keseluruhan market Zurich di Indonesia setiap tahunnya.
Hal ini didukung oleh tingginya kepedulian masyarakat Surabaya terhadap proteksi kesehatan dan jiwa yang mampu melindungi mereka dari berbagai risiko di kemudian hari.
Sebagai bentuk komitmennya untuk memberikan kemudahan akses informasi bagi para nasabah di Surabaya, Zurich telah memiliki 4 kantor pemasaran mandiri. Selain itu, sebanyak 696 tenaga pemasar yang telah tersebar di sekitar wilayah Surabaya seperti Kediri, Malang dan Sidoarjo untuk
untuk membantu permudah akses masyarakat akan produk asuransi sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya.
“Di Indonesia sendiri, terdapat 3 penyakit kritis lertinggi yang menyebabkan kematian, yaitu penyakit kardiovaskular, kanker, dan diabetes. Saat ini penyakit kritis tidak terbatas pada mereka yang berusia tua. Generasi produktif di daerah urban dan sub urban turut memiliki potensi lebih tinggi akan penyakit kritis karena stress level dan gaya hidup. Bahkan polusi di kota besar pun menjadi penyebab maraknya penyakit kritis,” jelas Dokter berprestasi sekaligus aktris, Lula Kamal yang turut hadir dalam acara peluncuran Zurich Principle Care, Senin, (14/05/2018).
Ia menambahkan bahwa selain risiko kematian yang tinggi, penyakit kritis juga dikenal memiliki biaya medis yang tinggi, sebagai contoh biaya perawatan penyakit kanker tiap bulannya bisa mencapai 100juta.
Hasil riset JakPat yang bekerjasama dengan Zurich menunjukkan bahwa 88,18% responden yang merupakan generasi produktif menjawab bahwa manfaat biaya berobat menjadi manfaat yang paling diharapkan dari sebuah asurasi kesehatan.
Lebih lanjut, menurut Tower Watson Global Medical Trend Survey Report, biaya kesehatan di lndonesia meningkat sekitar 79% selama pen’ode 2010-2014.
Kementerian Kesehatan di tahun 2016 pun mengklaim bahwa penyakit kritis telah menyerap anggaran tinggi sekitar Rp 1,69 triliun atau 29,67% dari total anggaran nasional.
Hal ini mencerminkan bagaimana beban finansial dari penyakit kritis dapat memengaruhi kesejahteraan unansial seseorang. “Melalui kehadiran Zurich Principle Care, selain membantu melindungi ekosistem finansia bagi kaum usia produktif, juga bertujuan untuk mendukung dan membantu Pemerintah dalam mengupayakan perlindungan penyakit kritis bagi masyarakat sehingga dapat fokus mencapai produktivitas maksimal,” tutup Sutikno. (dms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here