MUBA – Zonadinamima.com.Karena mengganggu kenyamanan dan meresahkan warga, akhirnya Jajaran Polres Musi Banyuasin (MUBA) bersama Tim kecamatan Plakat Tinggi,menghentikan aktivitas Usaha Penyulingan Minyak Ilegal di Desa Tanjung Keputaran B5, pada selasa sore, sekira pukul 14:00 wib (4/12/2018).

Informasi dihimpun dari Camat Plakat Tinggi, Alpan Husin Skm MM. Dihentikannya aktivitas ini, setelah pihak pemerintah kecamatan dan Polres Muba, mendapatkan laporan dari masyarakat dan sejumlah informasi melalui pemberitaan di beberapa media online terkait aktivitas penyulingan minyak ilegal diwilayah hukumnya.

Setelah itu pihak Polres berkoordinasi dengan Camat Plakat Tinggi, Kepala Desa setempat, dan melibatkan beberapa tokoh masyarakat mendatangi lokasi penyulingan minyak ilegal di Desa Tanjung Keputaran B5, guna memberikan pengertian kepada kelompok masyarakat yang mendirikan usaha penyulingan minyak ilegal tersebut.

” Tadi kami bersama Kapolsek, Kanit Reskrim, Kasi Pol PP berserta Anggotanya telah mendatangi lokasi penyulingan minyak ilegal di Desa Tanjung Keputaran, dan kami memberikan pengertian kepada mereka, betapa bahayanya dampak dari penyulingan itu apabila di teruskan,” Kata Camat, dikonfirmasi, via whatsapp, rabu (5/12).

Pada saat melakukan mediasi sambungnya, ada tiga orang perwakilan dari kelompok yang mendirikan usaha penyulingan minyak ilegal tersebut, yakni Inyan Jaya, Yanto dan Abdul, mediasi pun berjalan mulus tanpa ada halangan sesuai harapan, akhirnya hasil dari mediasi itu membuahkan hasil mereka bersedia menutup dan menghentikan aktivitas usaha penyulingan minyak ilegal.

” Mereka berjanji hari ini, rabu (5/12/2018) berhenti untuk melakukan aktivitasnya, kami pun bersama jajaran anggota Polres Muba, dalam hal ini diwakili oleh Kapolsek, dan Kasi Pol PP memasang spanduk himbauan dilokasi yang dijadikan mereka usaha penyulingan minyak ilegal,” tulisnya lagi.

Sementara Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Andes Purwanti SE MM, dikonfirmasi via whatsapp pribadinya, membenarkan adanya penutupan usaha penyulingan minyak ilegal di wilayah hukumnya, menurutnya setelah mendapatkan informasi pihaknya langsung kroscek kelapangan.

” Ya sudah di laporkan kepada saya pak, atensi surat kemaren, dan sudah kita lakukan penutupan,” tulisnya didinding whatsapp, rabu (5/12). (Suherman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here