TOUNA – Zonadinamika.com.Penyidik unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Satuan Reskrim Satreskrim Polres Tojo Una-Una (Touna) telah menyerahkan S (33) tersangka dalam perkara tindak pidana kejahatan pencabulan/persetubuhan terhadap anak kandungnya kepada Kejaksaan Negeri Touna, Jumat (16/11/2018) sekitar pukul 10.00 Wita.

Kapolres Touna AKBP Boyke Karel Wattimena melalui Kasat Reskrim AKP Evry Susanto mengatakan, berkas kasus pencabulan seorang ayah terhadap anak kandung sudah lengkap (P21).

“Sudah ke jaksa kasus itu karena sudah P21, tesangka diserahkan ke jaksa dengan barang bukti kejahatan berupa 1 lembar celana dalam warna merah marun Merk ARTOP, 1 lembar bermotif kotak – kotak berwarna putih dan hijau, 1 Lenbar celana pendek kain warna batik, 1 lembar celana dalam warna biru gelap Merk PIALI dan 1 lembar baju daster (dres) warna putih bis hitam dan merah bergambar boneka bertuliskan ( mono kuro Boo),” Kata AKP Evry Susanto, Sabtu (17/8/2018).

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Touna membekuk S (43), Senin 20 Agustus 2018 lalu. Berdasarkan laporan polisi nomor LP-B / 113 / VIII / Sulteng / Res touna tanggal 20 Agustus 2018.
Aksi bejat tersangka terhadap anak kandungnya terjadi pada saat ibu korban (Istrinya RED) berada di rumah orang tuanya.
Aksi bejat itu diketahui oleh ibu korban yang mana korban melaporkan perbuatan bejat tersangka.

Mendengar pengakuan korban, ibu korban langsung pulang untuk menanyakan apa yang dilaporkan oleh korban, sehingga terjadi keributan antara tersangka dan ibu korban.

Tante korban yang mendengarkan keributan antara tersangka dan ibu korban itu langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Touna.

Pelaku diamankan polisi pada (20 Agustus 2018. Atas perbuatannya ia dijerat dengan Pasal 81 (1) dan (2) Jo Pasal 76D atau Pasal 82 ayat (1) Jo Pasal 76E UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Permen UU No (1) tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU dengan ancaman 15 tahun penjara.(yaya).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here