MUBA – Zonadinamika.com.Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA), menjadi perhatian Inspektorat Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu, sehingga kabupaten ini mengirim 6 orang Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk studi tiru.

Inspektur Seluma Drs. Ramlan Fahmi melalui Inspektur Pembantu Wilayah IV Drs Suranto MSi mengatakan Studi Banding atau Studi Tiru tersebut guna meningkatkan tata kelola akuntabilitas Pemerintahan.

“Kami harap kedepan pelaksanaan kegiatan dan pekerjaan terutama Review Evaluasi Laporan Kinerja Instansi Pemerintahan dari setiap Perangkat Daerah di Seluma dapat lebih baik lagi, saat ini nilai SAKIP kami masih di posisi C dengan skor hanya 60an,” jelasnya, rabu (28/11).

“Kenapa kita pilih Muba, lanjutnya, karena mereka (Muba red) sudah di posisi B bahkan mendekati A. Jadi kami nilai ini sangat baik dan akan kita terapkan strategi mereka di Seluma,” ujarnya.

Sementara Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Inspektur Kabupaten Muba Drs H RE Aidil Fitri mengatakan bahwa salah satu indikator kinerja pemerintah ada di SAKIP.

“Maka dari itu kami sangat konsen dalam menyusun strategi pencapain SAKIP yang lebih baik, untuk mencapai posisi B itu, tergantung Inspektur dan komitmen kepala daerah,” jelasnya di Ruang Inspektur Inspektorat Kabupaten Muba.

Lanjutnya, kami proaktif menyurati para instansi untuk mempercepat proses laporan dan evaluasi. Kepala PD juga diminta jangan hanya mengerjakan pekerjaan rutin, tapi bergerak cepat dalam penyusunan LAKIP,” imbuhnya.

” Saat ini kami terus kebut pekerjaan untuk mencapai nilai A. Kelemahan saat ini terletak pada OPD Kecamatan, namun kami tengah menyiapkan strategi khusus untuk menguatkan kinerja OPD Kecamatan,” pungkasnya (suherman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here