MUBA – Zonadinamika.com.Maraknya informasi dan berita hoax yang dapat berpotensi menimbulkan konflik dikalangan masyarakat sekarang ini, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin berkomitmen terus menjaga keamanan dan kenyamanan di Kabupaten berjuluk Serasan Sekate.

Untuk menangkal hal tersebut Bupati Musi Banyuasin melalui Kesbangpol Forum sengaja mengundang Pembaharuan Kebangsaan (FPK) kabupaten MUBA, untuk duduk bersama membahas berbagai informasi dan berita hoax, aula kantor Kesbangpol Pemkab Muba, rabu (28/11).

” Ini Sebagai upaya menjaga stabilitas daerah perlu diadakan pendekatan secara kultural melalui Silaturrahmi Bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Muba,” ungkap Kaban Kesbangpol Pemkab Muba, Soleh Naim.

Menurutnya Silaturrahmi FPK adalah proses pelaksanaan yang terintegrasi langsung dengan anggota masyarakat dari berbagai ras, suku dan etnis, melalui interaksi sosial dalam bidang bahasa, adat istiadat, seni budaya pendidikan dan perekonomian untuk mewujudkan rasa kebangsaan Indonesia.

” Tanpa menghilangkan identitas masing-masing dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, silaturrahmi dan pembinaan pembauran kebangsaan adalah salah satu upaya Pemerintah dengan masyarakat untuk menciptakan iklim yang kondusif dalam kemajemukan,” tambahnya.

Lanjutnya, hal ini perlu dipahami dan dihayati oleh semua lapisan masyarakat secara luas karena Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) ini adalah sebagai wadah Informasi, Komunikasi, konsultasi dan kerjasama antar warga dan Pemerintah baik di tingkat Kabupaten maupun Kecamatan dan Desa.

“Sesuai dengan hirarkinya dan diharapkan agar selalu berkoordinasi dengan instansi vertikal yang berada dalam wilayah kerja masing-masing,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Muba, Iskandar Syafei mengatakan tidak hanya percepatan infrastruktur saja yang dilakukan Dodi tetapi komitmen dalam menjaga kerukunan umat beragama juga menjadi prioritas yang diperhatikan. “Sosok pemimpin muda yang seimbang dan agama menjadi prioritas beliau,” tuturnya.

Pertemuan dan diskusi ini lanjutnya, sangat perlu dilakukan, terlebih sebentar lagi Indonesia akan dihadapkan pada Pilpres 2019 dan saat ini banyak berita serta informasi palsu yang sangat rentan memicu konflik.

“Nah, Muba ini harus kita jaga. Jangan sampai terpancing informasi dan berita palsu. Ini komitmen kita bersama,” pungkasnya.(suherman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here