KARAWANG,zonadinamika.com: Dia disebut Nenek Nemi (78) yang sudah tua renta dan berprofesi sebagai penjual daun pisang.Dengan hidup ekomoni yang cukup memprihatinkan dan hidup di sebuah rumah reot dan tidur apa adanya. Bisa di simpulkan, Jangankan untuk merenovasi gubuknya yang sudah reot dan berlantaikan tanah, untuk bertahan hidup dengan kondisi ekonomi yang lemah dalam kesehariannya hanya mengandalkan dari hasil menjual daun pisang.

Dari hasil pantauan zonadinamika.com,Rumah Nenk Nemi nyaris roboh hingga mau ambruk yang di huni, Rumah Tidak layak huni Nenek Nemi (78) warga Dusun Bunder, Rt 03/01, Desa Dewisari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Hal tersebut sangat dibutuhkan perhatiannya dari Pemerintah, Sabtu (19/10/18).

Dikatakan Nenek Nemi, bahwa keadaan rumah yang dihuninya berdinding dari bilik (bambu yang dianyam) sudah mulai rapuh bahkan anak kambingpun bisa masuk melalui dinding yang sudah rusak berat dan sudah jebol akibat termakan usia, dirinya tetap bertahan tanpa memiliki rasa takut bila terjadi hal-hal yang buruk terhadap rumahnya.

“Nenek mah cuma pasrah dan berserah diri Kepada Gusti Allah, apalagi usaha nenek cuma pedagang daun pisang, dengan penghasilan sangat rendah mana mungkin dapat membangun rumah, hanya bisa pasrah dan berserah diri kepada Allah sang pencipta,”ujarnya dengan nada sedih.

Menurut salah seorang warga sekitar yang enggan disebut namanya, mengatakan bahwa ada donatur dari kota bandung meminta alamat Nenek Nemi, dengan tujuan akan merenovasi rumah Nenek Nemi, yang sudah tidak layak huni, namun kabar tersebut belum ada tindak lanjutnya lagi,”terangnya.

Besar harapan, Nenek Nemi, kepada Pemerintah supaya benar-benar peduli terhadap dirinya agar dengan segera adanya realisasi pembangunan rumah layak huni, karena untuk saat ini rumah yang dihuni keadaannya sangat memprihatinkan. (Wasim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here