Kadis PUPR Lampung Utara Bantah Korupsi Waktu

0
148
Syahbudin Kadis PUPR

Zonadinamika Lampung Utara–Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lampung Utara mengklaim tetap melaksanakan tugas selama menjabat. Hal itu dikatakan oleh Kadis PUPR Lampura, Syabudin. Rabu (18/4/2108) membantah pernyataan Plt Kadis, Franstori dan jajarannya disejumlah media yang beredar belakangan ini.

Menurut, Syahbudin klaim Franstori dan seluruh pegawai, baik itu berstatus PNS maupun honorer yang menolaknya kembali menduduki kepala disana terlalu berlebihan dan tidak bisa dipertanggung jawabkan. Selain itu Dari data jumlah pegawai yang disampaikannya saja salah, karena jumlah totalnya ada 384 orang.

” Kalau mereka mengatakan ada 629 pegawai honorer mapun pegawai negeri, itu salah besar karena yang berstatus 163 PNS dan 220 honorer. Jadi pernyataan dari saudara ( Franstorri) itu tidak benar kalau data jumlah total keseluruhan 629 baik pegawai honorer maupun pegawai negri sipil. Selain itu ada juga yang mengatakan selama tiga tahun saya hanya masuk kantor 30 hari saja. Semua itu tidak benar karena selama ini saya banyak turun langsung kelapangan untuk melakukan pengecekan pekerjaan.

Tapi kalau cuman duduk saja dikantor bagaimana kita bisa tau pembangunan yang ada sudah benar apa belum,” ucapnya.

Lanjut, Syahbudin selama memimpin menjadi Kadis PUPR, segala aktivitas (administrasi dan pelaksanaan inafrastruktur) berjalan normal. Dan tugas kepala dinas tidak melulu harus dihabiskan dengan duduk manis dikantor.

Selain harus memonitoring pekerjaan, juga melakukan jemput bola dan kemitraan dengan pusat agar dapat dana pembangunan dapat lebih besar porsinya. Sehingga pembangunan berjalan dengan baik hanya demi untuk mensejahterakan masyarakat Lampung Utara.

” Sebagai contohnya, selama ini Dinas PUPR hanya mendapat Dana Alokasi Khusus sebesar Rp6 Miliar. Namun, berkat pendekatan kepada pemerintah pusat kini jumlah itu naik menjadi Rp50 Miliar. Bantuan DAK sebesar Rp50 Miliar yang diterima langsung oleh Pemerintah Daerah. Dan itu merupakan yang paling besar di antara daerah lain yang ada di provinsi Lampung,” Ujarnya.

Selain itu, lanjut Syahbudin, dirinya juga membantu Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset ‎memperjuangkan agar kucuran Dana Insentif Desa (DID) itu juga turut meningkat. Dan hasilnya Dana Insentif Desa itu yang awal hanya Rp7,5 Miliar, sekarang meningkat menjadi Rp34,5 M pada tahun ini.

Sebenarnya, dirinya ‎tak akan menjelaskan semua upaya yang telah dilakukannya untuk meningkatkan laju pembangunan yang merata kepada Lampura karena memang itu telah menjadi bagian tugasnya. Akan tetapi, semuanya terpaksa harus saya beberkan untuk meluruskan segala yang dikatakan mereka disana.

” untuk itu, semuanya yang dikatakan mereka itu sangat bener dan tidak ada dasarnya,” jelasnya.

Kemudian, dirinya berharap kepada seluruh pegawai dan tenaga honor Dinas PUPR agar tetap menjaga kekompakan dan tidak mudah terpecah belah serta jangan mudah terpancing isu yang bersifat mengadu domba.

” Kepada seluruh pegawai dan tenaga honorer disana terus jaga persatuan jangan terpecah belah dengan isu yang beredar, tetap fokus lah bekerja demi untuk kemajuan Lampung Utara,” pungkasnya.( Tama)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here