Sumut-Zonadinamika.com. Lembaga Swadaya Masyarakat Gempar Peduli Rakyat Indonesia Dewan Pimpinan Daerah Sumatera Utara (LSM GPRI DPD SUMUT) mempertanyakan kinerja pihak kontraktor yaitu PT.Putra Bungsu Perseoan dalam melaksanakan kewajibanya terkait proyek peningkatan struktur jalan provinsi Ruas Lolowua-dola di kab. Nias sebesar Rp, 7,575.036.582.

Hadirnya perusahaan ini sebagai penerima mandat untuk pelaksana di lapangan, banyak pihak mencurigai, bahwa rekanan tersebut adalah bentuk pesanan atau hasil setingan oknum pejabat dari Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara Medan.

Demikian disampaikan oleh Sekretaris LSM GPRI DPD Sumut Hotmanogar pada wartawan media ini,pihak menduga keras pemenang paket peningkatan struktur jalan provinsi Ruas Lolowua-dola di kab. Nias sebesar Rp, 7,575.036.582 yang dikerjakan oleh Pt. Putra Bungsu Parseoan sarat dugaan persekongkolan.

Dugaan itu bukan tidak punya alasan, terbukti dengan adanya surat teguran dari ka, UPT
(Terlampir) selain itu kantor PT, putra Bungsu Parseoan yang beralamat di jl. liku liku gg Rela no, 57 Medan Johor hanya sebuah kontrakan kecil tanpa plang.

Sehingga patut diduga pemenang ini hanya perusahaan yang belum berpengalaman, karena itu, sepat terjang perusahaan ini, baik dalam hasil dan kualitas juga dokumen perlu diusut, melihat hasil karya pelaksana, patut diduga sangat berpotensi terjadinya kerugian keuangan negara, baik dari kualitas maupun dugaan rekayasa dokumen.tegas Manogar sabtu 1/12/2018 di Medan.

Oknum pengawas patut diduga mandul alias tidak berbobot dalam melaksanakan tupoksinya, dan di sinyalir oknum pengawas ada main kongkalikong dengan oknum pelaksana sehingga tidak lagi memiliki kekuatan atau kuasa untuk mengawasi karena diduga adanya setali tiga uang atai sebelas dua belas.

Sifat cuek yang di perankan oleh Direktur PT, Putra Bungsu Parseoan, Abdul Haris Mandrofa saat diklarifikasi LSM GPRI yang pesan singkat WhatsApp , hanya menjawab simpel ” Siap salah, mohon petunjuk’.( HS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here