Karawang,zonadinamika.com.Lagi-lagi hasil karya kontraktor nakal ditemukan dengan kondisi memprihatikan dan rentan tidak sesuai dengan spesifikasi alias asal jadi, bahkan sering sekali pihak kontraktor tidak memberikan acuan pekerjaan pada pekerja dilapangan, para pekerja hanya mendapatkan perintah pasang ini, pasang itu.

Plototin saja hasil pekerjaan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang berada Di Dusun karangjaya Bungin Rt 004/002, Erwin pelaksana pekerjaan,ketika di hubungi via telepon selularnya Rabu 31/10/18 mengaku “Pekerjaan telah selesai di kerjakan dan sudah finising dengan panjang 340 meter dan Tinggi 110 cm, Mengenai kekurangan sekitar 10 meter lagi akan segera di kerjakan,terangnya.”

Hal senada di ungkapkan Samud Mandor pekerjaan ketika di mintai keterangan,Memberikan keterangan “Pekerjaan belum rampung semua masih kurang 10 meter lagi,kalau hal itu saya tahu karena sejauh ini saya hanya mengerjakan panjang dan ketinggiannya saja, Terkait mengenai pengurugan yang menggunakan lumpur itu bukan urusan saya,itu semua urusannya Mas Erwin,terang Samud ungkapkan.

Bagi Pimilih Dapil 6: Karawang Timur,Ciampel, Klari,Majalaya,Purwasari

Masih menurut Samud,” sejauh ini proyek yang sedang saya kerjakan tidak tahu bersumber dari mana dan anggaran apa pun tidak tahu sama sekali,karena tidak adanya papan proyek yang terpampang,bahkan ketika saya minta poto chopy RAB serta SPEK pekerjaan tidak pernah di berikan.”
Ungkap Samud menutup perbincangan.

Sementara menurut Aparat Desa Setempat,Dadang Ketika menilai pekerjaan yang sudah mendekati selesai,merasa itu pekerjaan di duga Asal asalan,
“Yang pertama,selaku Rukun Warga setempat semenjak di mulai pekerjaan sampai akan mendekati selesai,Pelaksana pekerjaan tidak pernah memberi tahu akan di laksanakan pemasangan TPT/Turap,Panjang berapa dan tinggi berapa pun tidak tahu sama sekali,apa lagi di tanya Anggaran dari mana serta berapa anggarannya,karena tidak adanya Papan proyek yang terpasang menjadi terasa gelap semuanya,
Di sisi lain ada warga kami yang bertanya pula, Kok kenapa itu Turap di urug menggunakan Tanah caer dan berlumpur,apakah memang seperti itu pengurugan di sisi turap menggunakan tanah berlumpur?.

Kemudian pekerjaan Turap yang di ujung jalan coran tidak di beri lubang air,dan ketika hujan air akan tergenang sulit untuk mengalir dong,hal itu akan jadi permasalahan pengendara yang melewati kalau sampai tidak ada pembuangannya.” terang Dadang pada Zonadinamika.com Rabu 31/10/2018. (Ahmad Sumadi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here