Karawang-Zonadinamika.com.Sejumlah titik pekerjaan turap di PUPR agaknya menjadi ajang korupsi oleh oknum-oknum yang doyan mencuri uang negara, oknum pelaksana bersama oknum pengawas seakan setali tiga uang, bahwa proyek yang di danai pemerintah ajang mamfaat untuk menimbun kekayaan, belum lagi dugaan komisi yang kerap kali di bebankan pada pihak pelaksana, semakin membuat oknum kontraktor harus putar otak untuk mensiasati fisik dan kualitas dilapangan.

Wartawan kembali menemukan lokasi proyek dalam pekerjaan pembangunan Turap di Dusun Babakan Rt.03/03 Kecamatan Jayakerta , sumber dana APBD Kabupaten Karawang anggaran tahun 2018, dan waktu pelaksanaan 60 hari kalender yang pelaksananya adalah CV Sinar Fajar dengan panjang 423 m tinggi 0.90 m, yang rawan penyimpangan.

Bagi Pimilih Dapil 6: Karawang Timur,Ciampel, Klari,Majalaya,Purwasari

Ironisnya oknum pengawas saat di konfirmasi terkait hasil pekerjaan tersebut seakan tidak mau peduli alias Saling lempar tanggung jawab. Hal ini terindikasi bahwa adanya fakta kurangnya maksimalnaya pekerjaan akaibat adanya konsfirasi antara pelaksana dengan oknum pengawas tersebut, sehingga oknum pengawas saat tanyakan wartawan memberikan jawaban seenak perutnya.

Belum lama ini, ketika wartawan zonadinamika.com melakukan kontrol di pelaksanaan pekerjaan Turap ini terlihat adukannya agak “Ngepruy” dan ketinggiannya ada 0.70 m sehingga tidak sesuai dengan yang tertera pada spanduk proyek tertulis 0.90 m.

Saat dikonfirmasi Saeful sebagai pengawas dari Dinas PUPR Karawang lewat seluler (Rabu/31/10/18) mengatakan, “Pekerjaan disini sudah mendekati finishing, mengenai pengawasan saya kurang hapal karena terlalu banyak kerjaan yang saya awasi di Jayakerta ada kenungkinan pejerjaan saya,” tegas Saeful.

Sementara Pengawas lain yang bernama Muhtar ketika dimintai keterangan lewat Seluler (Rabu/31/10/18) menjelaskan, “Pekerjaan itu kayanya pengawasan Saeful yang berada di Dusun Babakan, jika memang itu ketinggian tidak sesuai papan RAB tinggal dihitung saja panjang kali lebar kekurangannya, untuk ditambahkan panjangnya.” ucap Muhtar.

Apakah Pengawasan tentang pekerjaan Turap harus lempar batu zembunyi tangan dalam tanggung jawab, untuk menutupi kesalahan dalan tugas pengawasannya.

(Asep Sukmana)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here