Karawang-Zonadinamika.com.Tidak sudih wilayahnya di jadikan lokasi pekerjaan jadi ajang praktek kotor eleh oknum pemborong terkait dalam pengerjaan Turap Atau Tembok Penahan Tanah (TPT) yang dikerjakan secara asal asalan.

Sebab proyek yang berlokasi di Dusun Karangmulya, Desa Segarjaya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, terlihat jelas amburadul dan obyek dugaan korupsi oleh oknum pemborong dan akan berimbas pada masyarakat petani.

Dugaan praktek “perampokan” dana proyek untuk memperkaya diri oleh sekompok yang berkaitan dengan proyek tersebut, sangat merugikan warga dan juga keuangan negara khususnya pemerintahan karawang.Dari hasil pantauan wartawan di lokasi, kondisi turap tersebut sudah banyak yang retak dan polesan plesterannya pun tidak rapih.

Melihat kondisi pasangan batu tersebit, akhirnya Ketua BPD Desa Segarjaya, Nilan angkat bicara dan mengatakan bahwa dirinya sangat kecewa dengan pekerjaan yang asal asalan ini. “Turap tersebut belum lama di kerjakan, sekitar sebulan yang lalu tapi kondisinya sangat memprihatinkan, pasalnya sudah pada retak dan dari lihat pekerjaannya asal jadi” ujar Nilan di kediamannya (12/10).

“Saya minta kepada Dinas (PUPR) untuk memanggil dan menegur Pemborong yang mengerjakan turap ini. Inilah kalau proyek kurang pengawasa, hasilnya pun kurang baik” lanjut Nilan.Lebih jauh Nilan mengatakan agar pekerjaan ini diulang dari awal, “kerjakan lagi dari Nol, dan bongkar bangunan yang sekarang,” Tegas Nilan.

Senada dengan Nilan, ketua Kordes LSM KOMPAK Segarjaya, Macan, mengatakan bahwa Turap  tersebut dari awal pengerjaan, proyek ini sangat tidak transfaran karena tidak ada papan proyek yang tertera disana. “tidak tahu siapa pemborong dan dari mana anggarannya, kami sebagai sosial kontrol dan warga Segarjaya memita agar di perbaiki lagi”. kata Macan berapi api.

“Tolong petugas pengawas dinas PUPR segera turun dan mengecek ulang ke lapangan, jangan hanya diam dikantor saja” pungkasnya.
(WASIM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here