Karawang-Zonadinamika.com. com. Demi mendapatkan untung untung diluar kewajaran rekanan dari CV.Krisna Jaya kerjakan Pembangunan turap dengan kualitas buruk dan memperdulikan kuaitas, fenomena pengerjaan untuk kepentingan umum itu agaknya sulit terbantahkan.

Dimana melihat hasil karya kontraktor abal abal dibawah naungan oleh cv.Krisna jaya terkesan asal -asalan dan juga kurang pengawasan dari Dinas PUPR.Lokasi pembangunan turap saluran tersebut berada di dusun Babakan Rt.02/02 Desa Tanjung bungin kecamatan Pakisjaya.

Mempertebal pundi-pundi pekerjaan turap yang berpotensi merugikan keuangan negara ini, pekerjaan fisik turap dengan panjang 371 m’ dan volume tinggi 1.20 cm dibiayai dari APBD Kabupaten Karawang senilai Rp.193.981000.

Kondisi Plesteran turap sudah retak-retak dan adukan pada pemasangan batu belahnya kurang semen,akibatnya mudah terkelupas, membuktikan bahwa campuran adukan hasil rekayasa dan tidak mengacu pada RAB,dan adanya dugaan pengurangan volune, sebab tingginya banyak yang kurang dari 1 meter.

Salah seorang warga sangat menyayangkan pihak pelaksana.Mestinya pelaksananya itu profesional ketika diberi pekerjaan dari pemerintah.

Damin (60) warga setempat, saat dijumpai di Lokasi pekerjaan mengatakan.Pekerjaan turap tersebut memang kualitasnya kurang bagus,baik dari Plesteran maupun adukannya.Sehingga di tekan sedikit saja mudah terkelupas.

” Sepertinya Plesteran dan adukannya kurang semen,selain sudah banyak yang retak-retak, adukannya juga ngepruy.” Katanya. Ironisnya, ada pembiaran dari pengawas dinas wilayah VIII.Padahal merupakan kewenangannya,untuk menegur pelaksana yang mengabaikan kualitas dan kuantitas pekerjaan tidak sesuai spek.

Dede selaku pengawas Dinas PUPR wilayah VIII.Menanggapi kualitas pekerjaan tersebut tanpa beban.Menurutnya kalau pekerjaan itu di nilai kurang baik dari kualitasnya, masyarakat tidak harus pusing memikirkannya.

” Kenapa harus pusing, tinggal diperbaiki lagi saja kok.” Ucapnya.Kepada awak media saat dihubungi via telpon selulernya, Kamis (11/10). Sementara Wahyudi,pihak pelaksana pekerjaan tersebut sedang tidak ada di Lokasi kegiatan. (RIS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here