Karawang-Zonadinamika.com. Kondisi jalan poros yang baru usia tiga hari sudah mengalami retak-retak, hal itu diduga keras karena oknum kontraktor terlalu serakah ambil untung tanpa memperdulikan akan kualitas pekerjaan, sehingga hasil dari Pelaksanaan pengecoran jalan poros di dusun Pegadungan Desa Telagajaya Kecamatan Pakisjaya sudah mengalami retak.

Sebab baru 3 hari,kondisi bahu dan badan jalannya sudah pada retak-retak, dan tidak terlepas karena ulah oknum pengawas yang hanya tidur tanpa menjalankan tugasnya dengan baik, akibatnya proyek bak siluman ini pun menjadi korban keganasan oknum rekanan, bak siluman karena tidak ada papan proyek yang di pampang.

Pekerjaan seperti ini mendapat tanggapan dari aktifis Kecamatan Pakisjaya, Ahmad Sumadi.Menurutnya pihak Pelaksana dan pengawas kurang profesional dalam pekerjaan.Harusnya tidak terjadi kualitas buruk pada hasil suatu pekerjaan jika keduanya bekerja sesuai aturan.

” Buruknya kualitas pekerjaan tersebut,kemungkinannya,lemahnya suatu pengawasan dari Dinas PUPR terhadap pelaksana dari pekerjaan tersebut.” Tuturnya.

Masih dikatakan Sumadi,selama ini kebanyakan proyek infrastruktur dari APBD II Karawang, sangat jarang di awasi oleh pengawas yang telah diberi tugas pengawasan untuk Pelaksanaan pekerjaan.Pengawas dilapangan malah dilakukan oleh mandor jalan.

” Pengawas dilokasi pekerjaan lebih dominan di awasi oleh mandor jalan dari Dinas PUPR.” Tambahnya.

Sementara Maman selaku mandor jalan dari Dinas PUPR Wilayah VIII, Membenarkan dirinya yang mengawasi pelaksanaan pekerjaan pengecoran yang berada dilokasi desa Telagajaya.

” Betul saya yang mengawasi pekerjaan itu, perintah pa boy selaku pengawasnya.Mengenai papan proyek segera akan di pasang.” Tukasnya.Saat dijumpai di kediamannya.Senin (8/10).(TIM).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here