Surabaya – Zonadinamika.com. Pekerjaan Pembuatan Jalan Baru Kolektor Tipe 2 (Jl. Simpang Dukuh (Sebelah Selatan Genteng Bandar Gg. I)) Tahun Anggaran (TA) 2017 diduga volume material disusutkan. Pasalnya, dalam item pekerjaan jalan seperti agregatnya diduga tak sesuai spek dalam bestek maupun BQ_RAB (Rencana Anggaran Belanja). Dan item aspal yang terpasang untuk lapisan atas (AC) diduga tak sesuai temperatur (panas) yang disyaratkan.

Tak hanya itu, seperti data yang dihimpun ZD, saat progres tahap pekerjaan tanah pun diduga ada syarat penyimpangan. Saat wartawan zonadinamika.com dilapangan metode pelaksanaan teknis pekerjaan Pedestrian dengan Saluran diduga ada item material yang tak terlaksana seperti sirtu dan pasir padat dalam lantai kerja sehingga tampak pemasangan U-Ditch naik turun bergelombang dan juga U-Ditch maupun box tangkapan air diduga tak sesuai spesifikasi serta menggunakan merek RJ (Raja Beton) juga diduga tak memiliki ISO dan tak terdaftar dalam LPJK (Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi).

Namun sungguh disayangkan, ketika pekerjaan tersebut sudah selesai dan serah terima pertama / PHO (Provisional Hand Over), Kemarin, Sabtu (11/08/2018) awak media mengetahui adanya pergantian U-Ditch yang terpasang ada yang pecah belah (seperti tampak photo). “Iya benar mas, ada box yang pecah. Ini diganti dengan yang baru, total ada lima box yang dibongkar,” ujar Udin mandor pekerja Jalan Simpang Dukuh, kemarin, Sabtu (11/08/2018).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mengapa U-Ditch tersebut diangkat kemudian diganti dan juga menggunakan fabrikasi yang sama?. Pihak Dinas Pu Bina Marga telah mengetahui bahwa dalam U-Ditch tersebut tak sesuai spek-tek dikarenakan diketahui wiremesh (besi) beton U-Ditch tak sesuai ukuran spek.

Anehnya, kenapa bila U-Ditch yang diganti menggunakan merek yang sama??. Diduga ada unsur mengelabui dari sorotan agar tidak terindikasi dan diduga kuat pula ada unsur konspirasi antara Dinas PU Bina Marga dan Pemutusan Kota Surabaya (KPA / Kuasa Pengguna Anggaran) dengan Kontraktor Pelaksana (Penyedia Barang dan Jasa).

Saat ZD hendak konfirmasi ke Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya, kemarin (Senin, 13/08), tak dapat bertemu PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Pedestrian, Jalan dan Jembatan, Ganjar Siswo Pramono, ST, MT. Diduga pada paket pekerjaan Pedestrian maupun saluran lainnya yang menggunakan U-Ditch dari Fabrikasi Raja Beton tak sesuai standar belum diketahui atau diduga ‘tutup mata’ Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya. (dms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here