Belum Kantongi Izin,TOKMA Terancam Ditutup

0
161
Gedung tokma

Bekasi-Zonadinamika.com.Keberadaan Tokma di wilayah Desa Sumberjaya ini memang dirindukan kalangan masyarakat,akan tetapi banyak persoalan yang muncul akibat berdirinya Toserba tersebut,satu sisi masyarakat yang menggantungkan nasibnya sebagai pedagang juga harus menelan pil pahit sudah barang tentu keberadaan berdampak kepada para pedagang kelontongan.

Tidak sampai disitu,Sejumlah perizinan yang harus ditempuh oleh manajemen Tokma dituding tidak ada, sesuai Perda kabupaten Bekasi Terkait Perizinan.

Hal itu ditegaskan oleh Sekretaris GMBI Tambun Selatan Hartono Amani kepada zonadinamika(Jum’at 10/08/2018),beliau Menjelaskan,sejauh ini Pihak menejemen Tokma belum menempuh proses perizinan,seperti Rekomendasi kecamatan IMB,AMDAL LALIN,Izin Lingkungan,Izin Usaha, IPPL,Pemanfaatan garis sepadan jalan untuk halaman dan perparkiran,dan izin lainnya,hal ini sesuai Keterangan Dari Pihak kecamatan Tambun selatan.

“Melalui audiensi kami dengan Camat,sekretaris camat dan Kasie Ekbang kecamatan,sampai saat ini Pihak kecamatan belum pernah mengeluarkan Rekomendasi perizinan yang berkaitan dengan Tokma.kata hartono kepada zonadinamika”.

Nekatnya pihak pengusaha berbisnis tanpa mengantongin ini patut diduga bahwa pihak Tokma ada main dengan pihak lain,sebab memperhatikan kondisi bangunan tersebut sudah berdiri dan beroperasi, ini bisa juga di kategorikan bangunan liar, tegas Hartono.

Dalam hal ini, kata Hartono, pemerintah desa kecamatan sekaligus Pemda kabupaten bekasi melalui BPMPPT harus tegas untuk menindak pengusaha nakal yang tidak patuh terhadap perda No 10 tahun 2013 tentang IMB,Perda No 11 tahun 2013 tentang izin gangguan dan izin tempat Usaha serta perda No 7 tahun 2014 tentang retribusi daerah yang mana bisa dikenakan sanksi administratif atau Pidana,sebutnya.

“Kami duga bahwa pihak Manajemen tidak mengindahkan itu,terkesan Pengusaha nakal,Kalau mau berinvestasi di kabupaten Bekasi silahkan ikuti prosedur sesuai ketentuan Perda,kami selaku LSM tidak mempermasalahkan siapa-siapa yang mau berinvestasi tapi taat akan aturan,jelasnya.

Hartono menambahkan,sejauh ini Pihak kecamatan sudah melayangkan surat panggilan kepada manajemen Tokma berdasarkan surat pengaduan kami dari LSM GMBI,dan kami selaku sosial kontrol mengapresiasi pihak kecamatan yang proaktif terhadap pengaduan masyarakat sejauh ini,Namun sangat kami sayangkan surat panggilan pertama yang dilayangkan kecamatan tidak dihadiri manajemen Tokma melainkan utusan yang tidak ada kaitannya dengan menejemen, sehingga dilakukan surat panggilan ke dua,tapi manejemen tidak hadir tanpa ada alasan yang jelas,dan akan melakukan surat panggilan ke tiga yang nantinya kalau pihak manejemen tidak dapat hadir akan melakukan tindakan tegas ini hasil pertemuan kami dengan pihak kecamatan,imbuhnya.

Dan apabila dibutuhkan Kami akan Turun langsung untuk melakukan demo menuntut Supaya pengusaha Nakal seperti Tokma segera mungkin ditutup akibat tidak taat kepada aturan Perda,Jelasnya (Swr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here