Ortu Siswa Mengeluh Atas Pungli di SMP N 13 Pekanbaru

0
336

Pekanbaru- Zonadinamika.com.Masyarakat Pekanbaru sangat menyayangkan, terjadinya dugaan pungli untuk siswa baru dengan modus jual buku LKS.

Padahal, jauh-jauh hari para pemerintah sudah menegaskan, agar pungli di sekolah jangan sampai terjadi lagi. Namun masih saja ada oknum di sekolah yang nekad melakukan pungli.

Biaya yang dibebankan pada setiap orang tua siswa yaitu, uang seragam 2.000.000,buku cetak 500.000,LKS 150.000.

Sementara undang undang sudah menegaskan babwa larangan jual LKS dan seragam,bahan seragam jelas jelas melanggar Permendikbud  no 75 thn 2016 pasal 12 ayat 1.

Dengan kasus ini, warga meminta Walikota mengingatkan lagi kepada seluruh kepala sekolah, agar memberi penekanan untuk tidak melakukan pungli, dengan modus apapun.

Praktek dugaan pungli di SMPN 13 Pekanbaru, membuat sejumlah orangtua siswa mempertanyakan sifat kemanusian pihak sekolah, dan konon kabarnya ketua komite di sekolah tersebut juga sebagai wakil rakyat di di DPRD Pekanbaru.

Penegasan dalam Permendikbud nomor 8 tahun 2016 dan PP nomor 17 tahun 2010 pasal 181 sudah diatur. Bahwa penyelenggara dan tenaga pendidik, baik perorangan maupun kolektif, dilarang menjual buku pelajaran, perlengkapan pelajaran dan bahan pelajaran serta pekaian seragam di tingkat satuan pendidikan.

Lebih konyol lagi, kepala sekolah terkesan berlagak baik dengan mengatakan,bahwa siswa yang tidak mampu membeli tidak permasalahkan, namun katanya bagaimana caranya siswa belajar kalau tidak punya buku.

“Kepela sekolahnya bilang tidak dipaksa beli buku tapi buat anak kenap gak dibelikan” terang salah orang siswa menirukan pengakuan kepala sekolah.

Hingga berita ini terbitkan belum ada pihak terkait yang berhasil di klarifikasi. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here