Program BPNT diduga ada keuntungan Berjamaah

0
248
  • Karawang – Jawa Barat: Menurut Alek Sukardi sebagai Sekertaris Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) wilayah Kabupaten Karawang menjelaskan (Rabu,11/07/18), “Suplayer beras untuk program BPNT diwilayah Kec Batujaya sudah disediakan yang menunjuk suplayer tersebut sampai saat ini saya belum tau.
Tender beras untuk program BPNT tendernya ditingkat kabupaten bukan ditingkat kecamatan apa lagi di desa, yang jelas suplayernya bebas”. Jelasnya
Lanjut dia. Saya, sebelum program ini dilaksanakan sudah memberikan surat kepada Dinas Sosial, meminta agar suplayer di limpahkan kepada Bumdes atau Desa yang daerahnya agraris, bagi yang tidak sanggup mensuplay di wilayahnya sendiri, silahkan mengambil inisiatif meminta kepada perusahaan yang menjadi suplayernya, sampai saat ini belum ada jawabannya.Ujarnya
Terkait warung yang akan ditunjuk sebagai e-warong, saya mengajukan melalui Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK), lalu disurvey oleh TKSK dan orang Bank BNI, lalu ditanya dagang apa gudangnya dimana, terus dipoto. Tetapi belakangan ini saya lihat ada pembagian beras BPNT didepan rumah, jadi pada saat disurvey orang Bank BNI ada dimana, penentu kebijakannya dia, karena Bank BNI yang akan membayar setelah pelaksanaan pembagian beras.Tandas Alex
Beras yang dibagikan sekarang jenis Medium,sabung Alex menurutnya beras medium kalau lagi stabil harganya Rp.8.000/kg, bayangkan kalau dijual dengan harga Rp.10.500/kg  ada kelebihan Rp.2.500/kg, andai saja perdesa 3.000 kg jadi keuntungannya Rp.7.500.000/bulan dikalikan 300 desa jadi Rp.2.250.000.000, sesial-sialnya Rp.1.600.000.000/bulan, ini keuntungan berjamaah” tegas Alek. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here