Ada Korupsi Dalam Pembagunan MCK Desa Hilimbowo Gunungsitoli?

0
200

Gunungsitoli,Zonadinamika.com.Menurut informasi yang di himpun dari masyarajar terkait kegiatan
Pembangunan MCK (Mandi, Cuci Kakus) bahwa Kegiatan yang di gelontorkan oleh Dinas Perkim kota Gunungsitoli, dengan nilai pagu anggaran lebih kurang 500.000.000 (lima ratus juta rupiah) dicurigai sarat kepentingan dan sarat dengan penyimpangan.

Pasalnya, pembangunan MCK dimaksud tidak memenuhi syarat, dimana yang seyogiyanya standar layak bangun minimal 50 keluarga masyarakat calon pengguna. Sehingga pembangunan MCK ini diduga ada kepentingan sepihak dan kong kali kong antara TUHINI LAOLI kepala desa Hili Mbawodesolo dengan oknum pegawai dinas Perkim (PPK) mengambil kesempatan demi untuk memperkaya diri sendiri.

Hal ini dapat membuktikan sesuai dengan hasil konfirmasi media zonadinamika.com kepada Tuhini Laoli, kapala desa Hilimbawodesolo, kecamatan Gunungsitoli Idanoi, kota gunungsitoli baru baru ini.

Melalui via telepon selulernya, mengakui bahwa memang benar dan yang seharusnya syarat layak bangun MCK itu minimal ada 50 keluarga calon pengguna.

” Iya benar, syarat utama dalam mengusulkan pembangunan MCK minimal 50(lima puluh) keluarga masyarakat pengguna pak. tetapi kemarin untuk memenuhi syarat itu kita ikut sertakan sekolah yang ada di desa Hilimbawodesolo.kata Tuhini.

Pantauan media zonadinamika.com, pembangunan MCK dimaksud di kerjakan bulan Mei 2018, yang seharusnya anggaran sudah selesai sejak 31 desember 2017.

Selain itu pipa air MCK tersebut terlihat tidak di tanam, tetapi di pasangkan di dalam parit (drainase).

Dona Nainggolan PPK PERKIM kota gunungsitoli saat fikonfirmasi selalu tidak berada di tempat, dengan alasan beliau sedang dilapangan.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here