Kadis Perikanan Gunungsitoli Akui Kapal Boat Bantuan Pemda Dijual

0
406

Gunungsitoli, Zonadinamika.com, Perahu bantuan Pemkot Gunungsitoli yang di peruntuhkan untuk para nelayan kini berpindah tangan pada orang lain,bantuan Koota Gunungsitoli bertujuan untuk mempertahankan bahwa Gumung sebagai  kota yang maju, nyaman,dan berdaya saing.

Untuk itulah upaya pemerintah terus berupaya membangun nelayan dengan memberikan puluhan kapal boat 0,5 GT bantuan dari Pemerintah Kota Gunungsitoli kepada sejumlah kelompok nelayan di Kota Gunungsitoli kini berada di daerah pinggir pantai kabupaten nias selatan.

Berdasarkan pemantauan media zonadinamika.com 9/5-17, kapal Boat yang diterima kelompok nelayan secara gratis dari Pemko Gunungsitoli itu terlihat berada di beberapa lokasi pinggir pantai Kabupaten Nias Selatan.

Penjualan aset atau bantuan pemerintahh ini agaknya masih dibiarkan oleh sang kadis tanpa ada upaya memberikan sanksi atau tindakan penegakan, dan ini sebuah bukti kegagalan Kadis perikanan dalam menjalankan tupoksinya sebagai pimpinan.Ada apa dengamu sang Kadis?

Di beritakan oleh media utamanews.com Pada tanggal 16 juli 2017, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pemko Gunungsitoli, Aliran Telaumbanua,MSi, mengakui bahwa puluhan kapal boat nelayan itu dijual sendiri oleh para kelompok nelayan dengan alasan masalah keuangan.

“Kami juga telah mendengar informasi itu, tim dari Dinas Kelautan telah melaksanakan penelusuran dan dipastikan bahwa para kelompok nelayanlah yang melakukan transaksi jual beli kapal boat milik Pemko itu,” katanya.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan itu mengatakan bahwa ada kelompok nelayan yang melakukan transaksi jual beli kapal boat itu.

Menurut aliran, para nelayan mengaku menjual kapal-kapal boat itu mulai dari 3 juta hingga 4 juat setiap unit.

“Kami telah melakukan pendekatan dan pembinaan kepada para kelompok nelayan itu, namun kalau tidak ada respon terpaksa kami akan serahkan kasus ini kepada Pihak yang berwajib,” tambahnya.

Di tempat terpisah ketua DPD LSM GPN (Gerakan Peduli Nias) kota gunungsitoli, menyampaikan tanggapanya atas stekmen kepala dinas perikanan kota gunungsitoli tersebut diatas, bahwa inilah salah satu bukti ketidak profesionalnya oknum pejabat pemerintah kota gunungsitoli dalam membuat program juga dalam menentukan penerima manfaat/bantuan boat dari pemerintah kota gunungsitoli.”

Disana terang terangan kadis perikanan mengakui bahwa ada beberapa kelompok nelayan penerima bantuan kapal motor boat fiber dari pemerintah kota gunungsitoli yang telah melakukan transaksi jual beli kepada nelayan lain.

Dari kutipan kalimat bahasa sang kadis tersebut, kita wajar menduga bahwa pembagian bantuan jenis kapal boat dimaksud tidak tepat sasaran dan telah terjadi konspirasi, apakah ini yang di sebut kota gunungsitoli maju, nyaman, dan berdaya saing….? Tentu jawabnya tidak…! Kita berharap dan berpesan kepada pemerintah kota gunungsitoli agar dapat meninjau ulang program/kegiatan kegiatan bawahanya yang sengaja diatas namakan membangun perekonomian masyarakat nelayan, meningkatkan hasil produksi/tangkapan ikan,dll.

Dalam mewujudkan visi&misi pemerintah kota gunungsitoli (maju, nyaman, dan berdayasaing) khususnya di bidang perikanan.@red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here