Terorisme Bukan Jihad

0
18

Oleh :Ayubdin Nasution

 

Aneh melihat aksi terorisme khususnya di indonesia selama ini mereka berpenampilan seperti seorang kiyai/ustad dengan jenggot dan baju yang yang seperti manusia baik-baik.

Aksinya dilakukan dengan cara bunuh diri bukankah bunuh diri dilarang oleh agama. Apakah pantas kita sesama manusia memvonis mereka kafir dan menghakimi mereka bukankah mereka hanya mengikuti ajaran agama orang tuanya mungkin benar ada orang-orang barat yang menzolimi umat muslim didaerah arab sana tapi alangkah baiknya mereka berjihad langsung ke medan perangnya,

Bukan pergi kepasar,kafe,atau gedungbesar lalu memasukkan bom dalam celana/baju lalu meledakkannya. Tuhan saja maha pemaaf dan pengampun masak kita saja tidak bisa memaafkan mereka yang tidak mengenal kita dan tidak berbuat apa-apa terhadap kita lalu kita bunuh mereka.

Yang jelas  ini bukan jihad tapi kejahatan yang dilarang seluruh agama dimuka bumi ini dan ketika 2009 dahulu bom jw mariot/ terorisnya sempat merekam dirinya sebelum aksi bunuh dirinya dan menyatakan aksinya dilakukannya murni jihad dan dia akan mendapatkan 9 bidadari disurga ini sangat aneh dan tidak pernah ada di ajaran kita muslim.

Dampak bagi negarapun sangat besar negara kita ditakuti dunia luar sehingga negara kita akan semakin suram dan dikucilkan negara luar sebagai nagara teroris dan mereka takut untuk berkunjung ke indonesia Dan inilah pendapat  yang saya berika.Apakah jihad itu perang dengan mengorbankan jiwa ? Pengertian jihad adalah perjuangan atau bersungguh- sungguh. Jihad tidak identik dengan perang bersenjata. Kata perang dalam bahasa Arab adalah “qital” yang berasal dari “qotala” artinya membunuh. Sedang jihad berasal dari kata “jaahada” artinya berjuang atau jahada artinya bersungguh- sungguh. Memerangi hawa nafsu artinya berjuang atau bersungguh untuk menahan hawa nafsu.

Berperang menegakkan Agama Islam dan melindungi orang-orang Islam, artinya berjuang dan bersungguh menegakkan Agama Islam dan bersungguh-sungguh melindungi orang-orang Islam, dengan tidak mengangkat senjata sebagaimana yang difirmankan Allah dalam Surat Ali al-Imran(3) ayat 142 yang artinya

“ Kecuali, apabila kita sebagai orang Islam diserang dengan senjata , maka kita wajib menyerang dengan senjata dan tidak boleh melampaui batas.” Apakah perang seperti ini termasuk jihad fi sabilillah. Kalau dicermati dalam AlQuran Surat Al Hujuraat (49) ayat 15. Jihad itu termasuk berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa pada jalan Allah. Tetapi harus tahu batasan-batasan … “Tidak boleh menyerang kalau tidak diserang.”

Sebagai acuan dan bandingan “ Negara sekuler adalah Negara yang memisahkan antara kepentingan Individu dengan kepentingan Negara negara melindungi kepentingan Individu. Negara Sekuler menempatkan Agama dalam ranah kepentingan individu. Dan Negara melepaskan Ideologi Negara dari pengaruh dan kepentingan agama.

Negara tidak mengatur dan tidak campur tangan masalah agama. Negara sekuler tidak pernah melarang atau menganjurkan seseorang untuk beragama, Konstitusi yang dibuat berdasarkan hasil keputusan para pendiri Negara bersifat final dan dijabarkan dalam perundang-undangan yang berlaku sebagai hukum positif.

MASALAH AGAMA ADALAH MASALAH PRIVAT DIPISAHKAN DENGAN MASALAH NEGARA YANG MENJADI MASALAH PUBLIK. Negara sekuler juga mengklaim bahwa mereka memperlakukan semua penduduknya sederajat, meskipun agama mereka berbeda-beda, dan juga menyatakan tidak melakukan diskriminasi terhadap penduduk beragama tertentu. Negara sekuler juga tidak memiliki agama nasional.Negara sekuler didefinisikan melindungi kebebasan beragama. Negara sekuler juga dideskripsikan sebagai negara yang mencegah agama ikut campur dalam masalah pemerintahan, dan mencegah agama menguasai pemerintahan atau kekuatan politik.

Negara Pancasila Pancasila adalah satu-satunya Dasar Negara yang Khas dan hanya dipergunakan oleh Indonesia, digali dari khasanah kehidupan berbangsa dan bernegara dengan melebur setiap pandangan Ilmu keNegaraan dan ke Tata Negaraan yang ada kedalam pola pikir dan budaya Indonesia. Indonesia sebagai Negara Pancasila pada saat dilahirkan, menetapkan Pancasila sebagai wadah Ideologi Bangsa, artinya apa? Artinya Pancasila mewadahi semua Ideologi Agama yang ada di Indonesia , sebagai landasan hukum.

Indonesia mengambil keputusan untuk menjadi Negara Agama , berdasarkan sari pati semua agama yang ada di Indonesia. Para Founding Fathers menetapkan Ketuhanan dengan menempatkan agama pada posisi utama dan pertama. sebagai Dasar hukum (Konstitusi ) Negara, adalah perpaduan harmonis dari agama-agama yang ada dan sah di Indonesia  yang kemudian keberadaan agama di Indonesia akan di tentukan berdasarkan Undang-undang. Indonesia sebagai Negara Pancasila adalah Negara semua Agama yang ada di indonesia: TIDAK ADA PEMAKSAAN SAMA SEKALI BAHWA SEMUA ORANG SEBAGAI INDIVIDU HARUS BERAGAMA.

 

Penulis Wapemred,

Media online  Zonadinamika.com

   

   

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY