Festival Crossborder Dongkrak Pariwisata Kabupaten Belu, Provinsi NTT

0
646

ATAMBUA, NTT-Zonadinamika.com, Festival Crossborder yang sedianya diselenggarakan hingga bulan desember mendatang bertujuan untuk meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan ke Kabupaten juga menambah penghasilan masyarakat dibidang perekonomian.

Untuk suksesnya kegiatan ini, Iven Organiser dari kementerian Pariwisata mengadakan rapat penyelenggaraan dan konferensi pers penyelenggaraan festival crossborder yang berlangsung di gedung Graha Kirani Atambua, Selasa, 24/5/2016.

Bupati Belu Wilibrodus Lay yang hadir dalam rapat tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Belu siap mendukung pariwisata di belu agar dapat bangkit dan bersinar, serta pentingnya crossborder dan kegiatan festival di atambua sebagai pemicu bertumbuhnya pariwisata di belu untuk mempromosikan Kabupaten Belu dengan menjual potensi wisata yang ada untuk dilihat dunia.

“hanya di jual berupa budaya sebagai potensi lokal belu, sebab belu harus bangkit bila perlu mencapai target 350 orang yang datang berkunjung ke belu,” kata Wily.

Bupati Wily juga menghimbau agar semua pihak memberikan dukungan agar Belu bangkit dan bersinar di bidang pariwisata termasuk pelintas batas juga kendaraan yang melintas dengan tujuan wisata agar dibebas visakan.

“dari data pelintas yang ada sebanyak 169 negara dan hal ini merupakan peningkatan yang signifikan bagi perekonomian belu, sehingga kedepan belu juga akan di jadikan destinasi wisata Rohani,” Jelasnya.

Vinsensius Djemadu Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pasar Asia Pasifik dari kementrian pariwisata dalam sambutannya menyampaikan bahwa tingginya pelintas batas terlihat sangat signifikan sebab Atambua merupakan daerah batas yang dipandang sebagai destinasi yang berbatasan langsung dengan Negara timor leste dan sangat diharapkan pelintas dari negara tetangga makin meningkat dalam hubungan emosianal dan perekonomian antara masyarakat atambua dan Dili-Timor Leste, sebab sektor yang membutuhkan koordinasi tingkat tinggi adalah sektor pariwisata.

“sektor pariwisata dapat membuat hubungan semakin harmonis dan baik,kegiatan pariwisata merupakan kegiatan yang lebih mencintai budaya daerah, oleh karena itu kegiatan pariwisata dapat di kembangkan di negara batas sebab banyak menyimpan potensi budaya dan kearifan lokal yang dapat menambah nilai jual yang dapat menarik perhatian luar dankementrian pariwisata akan selalu melakukan promosi,” tutur Djemadu. (Nus Feka).

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY