Harumkan CENDANA yang Nyaris Sirna di Tanah Timor.

0
712

Atambua – Zonadinamika.com, Hutan Cendana yang dibuat oleh Dinas Kehutanan Kabupaten Belu kini telah digalakkan kembali guna mengharumkan nama cendana yang menjadi ciri khas Kabupaten pada khususnya juga propinsi Nusa Tenggara Timur pada umumnya yang telah terdengar hingga seantero negeri ini.

Dengan program yang dicanangkan oleh Dinas kehutanan ini dapat mengharumkan kembali nama kayu cendana yang nyaris sirna di tanah Timor.

Sabina Mau Taek, Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Belu, Jumad, 27/11/15 menjelaskan bahwa kegiatan pengembangan hutan cendana ini sudah berjalan sejak tahun lalu dan menjadi prioritas utama dari Dinas Kehutanan Kabupaten Belu.
“Kegiatan ini berlokasi di Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu.”

Selain hutan cendana, lanjut Sabina bahwa pihaknya juga membudidayakan tanaman cendana dengan pemberian bibit tanaman cendana untuk ditanaman di lokasi yang disediakan di Desa Tialai.
“Tempat budidaya tersebut terletak di Kian Raiikun, Desa Tialai, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur.” Jelas Kadis.

Menurut Kepala Dinas, pihaknya juga melaksanakan kegiatan kelompok dampingan cendana yang diawasi oleh Dinas Kehutanan Kabupaten Belu yang berlokasi di Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu.
“Kelompok-kelompok ini diawasi oleh Dinas Kehutanan Kabupaten Belu,” Ungkap Kadis.

Menurut Sabina, Cara budidaya tanaman Cendana memiliki kekhususan sebab tanaman Cendana harus memiliki tanaman pelindung untuk membantu pertumbuhan dari tanaman cendana.
“Tanaman cendana ini memiliki pelindung atau tanaman inangnya sebab cendana menurut penelitian dapat memperoleh makanan dari tanaman pelindung tersebut.” Jelas Sabina Mau Taek.

Kemudian, menurut Kepala Dinas bahwa ada program lain yang mereka laksanakan yaitu berupa reboisasi dengan menanam tanaman multifungsi di hutan yang bisa bermanfaat buat masyarakat sekitar.
“Dihutan tersebut kami menanam tanaman multifungsi sehingga masyarakat dapat memanfaatkan tanaman tersebut guna menunjang perekonomian rakyat.” Kata Sabina.

Menurut Sabina, Program tersebut telah dilaksanakan dengan dana yang bersumber dari cendana untuk tahun 2015 yang bersumber dari Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Belu sejumlah Rp. 354.229.000 untuk budidaya cendana serta hutan rakyat dengan tanaman multifungsi.
“Dana ini berasal dari APBD Kabupaten Belu yang dilaksanakan secara bertahap,” Pungkasnya. (Nus)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY