Hina Wartawan Dan Masyarakat, IWO Prompamkan Kapolres Waykanan

0
18

BANDAR LAMPUNG – Zonadinamika.com. Sipat temperamen yang dipertontonkan oleh sang Kapolres Waykanan AKBP Budi Asrul Kurniawan  sangat kelewat batas terhadap wartawan. Hal itu terjadi  ketika jurnalis hendak mengabadikan sebuah cekcok yang nyaris berujung chaos, namun dia malah melarang sang pewarta untuk mengabadikan peristiwa tersebut.

Perwira menengah itu malah menghina profesi wartawan dan mendiskreditkan media cetak di Lampung. Di hadapan dua wartawan, Budi menyamakan profesi jurnalis dengan kotoran hewan.

Bukan itu saja, dia juga menyatakan koran di Lampung tidak ada yang membaca. Penghinaan tersebut dia lontarkan saat penertiban massa pro dan kontra batu bara yang hampir terlibat chaos di Kampung Negeribaru, Blambanganumpu, Waykanan, sekitar pukul 02.30 WIB kemarin (27/8) kemarin.

Lantaran menghina profesi wartawan dan masyarakat Lampung, Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Lampung Wawan Sumarwan  melaporkan Kapolres Waykanan, AKBP Budi Asrul Kurniawan ke  Propam Polda Lampung yang terletak di Jalan WR Supratman.

Wawan Sumarwan didampingi Ketua umum IWO Jodhi Yudono, Sekretaris Jenderal (Sekjend) IWO Witanto dan puluhan pengurus IWO provinsi Lampung mendatangi Polda Lampung sekitar pukul 13:15 Wib.

Wawan yang baru saja dilantik menjadi Ketua IWO Provinsi Lampung menunjukan bukti laporan nomor STPL/B-41/VIII/2017/Yanduan, kepada puluhan wartawan yang menunggu di Mapolda Lampung.

“Hari ini kita resmi melaporkan Kapolres Waykanan AKBP Budi Asrul,” kata Wawan di Polda Lampung Senin (28/8/2017).

Dirinya menambahkan, tidak hanya sebagai wartawan, sebagai warga Lampung juga tersinggung dengan ucapan Kapolres itu.

“Tidak pantas seorang Kapolres bicara seperti itu. Ada rekaman dia ngomong apa. Tidak pantas saya ulang karena menyakitkan hati dan menyinggung SARA,” ujar Wawan.

Dia berharap, masalah ini menjadi pembelajaran bagi semuanya agar jangan sembarangan mengeluarkan kata-kata. Apalagi sebagai pejabat publik. (Andri)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY