Anak Dibawah Umur Diduga Jadi Korban Pemerkosaan, Hingga Hamil Dua Bulan

0
98
Ilustrasi pemerkosaan di bawah umur

Aceh Singkil, Zona dinamika. Com : Salah Seorang Orangtua korban berinisial HD (49) beralamat di Kecamatan pulau banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Daerah Istimewah Aceh,  mendatangi SPKT Polres aceh singkil, di dampingi langsung oleh pemperhati Anak Dari Kota gunungsitoli. untuk melaporkan dugaan pemerkosaan yang telah terjadi terhadap anaknya Bunga (nama disamarkan) umur 15 tahun sekitar dua bulan lalu. Informasi dugaan pemerkosaan ini terhadap Putri bungsunya di ketahui, berawal dari rasa curiga sang ibu korban dan hasil pemeriksaan ibu bidan yang bertugas Di wilayah Kecamatan Pulau Banyak.

Dalam penuturan HD saat berada di  Polres ACEH SINGKIL,Sabtu (19/8) saat saya di beritahu oleh istri sekitar dua Minggu lalu (malam hari) , bahwa  bunga Sudah Menjelang satu bulan Setengah belum datang bulan. Keesokan harinya bunga menceritakan kepada istri saya bahwa RD telah melakukan sesuatu terhadap dirinya, pada saat beliau pergi mengambil cetakan Kue kerumah kakanya di pulau banyak, dan itu bukan atas kehendaknya. ” Saya di paksa hingga menangis.tutur HD meniru penjelasan istrinya.

Lanjutnya masih kata HD , setelah Bunga menceritakan hal yang di alaminya, beliau pergi kerumah mantan kades dan menceritakannya, bahwa sejak  FD melakukan sesuatu terhadap dirinya (layaknya suami istri) ianya tidak datang bulan, dan Sekarang ibunya sudah mulai curiga.

Menanggapi penuturan bunga, ibu bidan yang Kebetulan sedang berada dirumah mantan kades pada saat itu, mengajak bunga untuk menerimanya tidur di puskesmas yang tak jauh dari rumah mantan kades. Sesampai di puskesmas ibu bidan memeriksa korban (bunga) dan memberitahukan korban bahwa sedang hamil Menjelang dua bulan.

Ditambahkannya lagi FD,” Jika sejak beliau di beritahu atas kejadian itu, mereka pernah melapor di Polsek Pulau Banyak. Namun, pihak polsek menolak laporan mereka dengan alasan lebih tepatnya mereka melapor di polres Aceh Singkil saja, karna unit PPA  yang lebih tahu penanganan kasus dimaksud.Kata FD

Bahkan,menurut FD sebelum ia melaporkan permasalahan yang di alami Putri bungsunya ke polres aceh singkil  ini.  Ianya Sudah melapor kepada (BPG). Sehingga masalah ini sempat dibuat Surat pernyataan damai (mediasi) antara kedua belah pihak oleh ketua BPG an. BH, yang di Hadiri oleh babinsa (ES.), PJ. kampung, aparat kampung, Dan keluarga kedua belah pihak tertanggal (10/8). Juga ditandai tangani langsung oleh kedua belah pihak (pelaku dan korban). sekaligus ditandatangani oleh tiga orang Saksi yakni : BH(BPG), AS(KADUS), dan ES.  (BABINSA). Mengetahui kepala kampung KA.

HD berharap, memohon kepada Polres  ACEH SINGKIL agar terlapor segera diamankan dan di Proses secara hukum sekaligus dihukum seberat benarnya sesuai dengan perbuatanya. Hd mengakhiri

Dalam laporannya ke Pihak Polres aceh singkil HD melaporkan RD tentang dugaan tindak pidana ” setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan,  memaksa anak melakukan persetubuhan denganya atau dengan orang lain, sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 ayat (1),dan (2), jo pasal 82 ayat (1),dari UU RI nomor 35 tahun 2014. Tentang perubahan atas undang undang  nomor 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak. TBL/49/VIII/2017/spkt-aceh/Res.A.singkil. (Soni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here