Pelaksana Jalan Batujaya-Rengasdengklok Kurangi Volume Rigit

0
19

Karawang,zonadinamika.com : Pelaksana peningkatan jalan antara Batujaya-Rengasdengklok Kabupaten Karawang Jawa barat, diduga bermain curang dalam pelaksanaan pekerjaannya.Hal itu terlihat dari proses pengecoran B.0 (Nol) atau Rigit yang dikerjakan pada segmen 2 di wilayah Kampung sawah,volume dari tingginya tidak sama.Tinggi rigit yang diduga sekitar  10 cm, ternyata masih ada yang terlihat sekitar 5 cm.

Selain itu,pelaksana juga dianggap tidak transfaran terhadap masyarakat pada wilayah setempat.Pasalnya menurut Abdul haris aktifis dari Ormas Sniper Kecamatan Jayakerta Kabupaten Karawang,pelaksana dari mulai awal pekerjaan tidak terlihat memasang papan Proyek,sehingga tidak diketahui sumber dan besaran nilai anggarannya.

“ Pelaksananya dari CV atau PT apa, itu tidak jelas.Pengawas pun tidak pernah terlihat dilapangan ,jangan jadikan pelaksanaan mega proyek ini jadi proyek siluman.”Ujarnya kepada zonadinamika saat ditemui dilokasi segmen 2 wilayah Kampung sawah,Rabu (16/8/2017).

Masih kata Haris,kalau pengawasnya ada dan memonitoring langsung pelaksanaaan pekerjaan pada segmen 2 tersebut.Pengawas seharusnya memberitahukan terhadap pelaksana untuk memperbaiki, ketika volume tinggi dari pengecoran B.0 (Nol) atau Rigitnya tidak sesuai.” Ini bukti kalau pengawasnya tidak bekerja maksimal,dan Bedeng atau kantor sementaranya pelaksana dan pengawas harus jelas adanya.” Pungkasnya.

Sementara salah satu pengguna jalan roda empat,Agus saat dijumpai di lokasi pekerjaan  segmen 1 wilayah Batujaya kepada wartawan mengatakan.Dia sangat menyesalkan terhadap pelaksana proyek ini.Sebab menurutnya, pelaksana tersebut dianggap tidak perduli dengan kenyamanan para pengendara dan rumah penduduk sekitar.

Lokasi peningkatan jalan harusnya selalu disiram, supaya debunya tidak terlalu mengebul.Selain itu besi yang menempel disamping  jalan betonnya agar di lipat,supaya tidak  mengganggu para pengendara yang berlalu lalang dijalan itu.Khususnya para pengendara  roda empat,dan tentunya juga para pengendara roda dua.

“ Pemborong jalan harusnya melipat besi pada pinggiran beton,sehingga  pengendara mobil ketika melewati jalan yang sedang diperbaiki itu, tidak khawatir ban mobilnya terkena besi coran Kang.” Ucapnya,Ketika menunggu antrian jalan.

Sejak tayangnya berita ini tidak ada yang bisa di konfirmasi dari piahk pemborong maupun pengawas bahkan mandorpun yang di percayapun selalu menghindar,zonadianmika.com berusaha untuk konfirmasi di tempat gudang atau proyek yang ada di Desa Kanpungsawah tidak ada bahkan pekerjanyapun tidak tahu. (Wasim)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY