Lagi-lagi Gedung DPRD Lampung Utara di Demo Masyarakat

0
16

LAMPUNG UTARA-Terkait belum selesainya pembayaran ganti rugi dan kompensasi terhadap warga atas jalannya proyek Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di tiga desa dan satu kelurahan yang ada di kecamatan Bukit Kemuning. Perwakilan masyarakat mengadukan permasalahan tersebut ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Aksi damai warga lingkungan satu dan dua kelurahan Bukit Kemuning di Gedung DPRD itu berlangsung pada Rabu (9/8). Kedatangan puluhan  perwakilan masyarakat yang datang dengan mengendarai dua mobil bus itu langsung disambut oleh ketua dan anggota komisi I.

Komisi I yang diketuai Guntur Laksana dengan anggotanya antara lain, Sofyan Toni, Tri Purwo, Yunizar dan Rendi langsung menggelar rapat bersama perwakilan masyarakat. Pada kesempatan itu, perwakilan masyarakat, Darwin Susandi yang juga bertindak sebagai koordinator lapangan pada aksi tersebut mengatakan, kedatangan mereka tak lain adalah untuk meminta Dewan agar turun langsung pada permasalahan ini.

Pasalnya menurut dia, masyarakat merasa ditipu oleh pihak PLN prihal masalah kompensasi dan ganti rugi atas jalannya proyek listrik tersebut. ” Kami merasa ditipu oleh PLN karena hak-hak kami yang diberikan tidak sesuai dari apa yang seharusnya didapat. Belum terjadi negosiasi soal kompensasi tapi proyek sudah berjalan dan hampir selesai. Dan kami merasa tidak pernah mendapat sosialisasi prihal proyek SUTET di tempat kami,” aku Darwin diruang sidang dihadapan anggota komisi I

Seusai sidang Darwin  juga meminta agar DPRD setempat segera menghentikan proyek SUTET sementara sampai ada kejelasan tentang ganti rugi dan kompensasi untuk masyarakat yang dilalui jalur SUTET. ” Kami meminta Dewan untuk menghentikan proyek ini sampai ada kejelasan. Saat ini sudah mulai pemasangan kabel dan pengerjaannya dikawal Brimob. Jika belum juga ada kejelasan kami akan banding ke MA dan akan menggelar aksi lebih besar lagi,” tegas Darwin

Sementara itu Ketua Komisi I, Guntur Laksana mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak yang ada di lapangan agar menunda pemasangan kabel listrik sebelum adanya kejelasan. ” Komisi I tentunya akan membantu masyarakat tetapi juga tetap menghargai pihak-pihak yang menjalankan proyek negara itu. Intinya saat ini kami minta untuk menunda pemasangan kabel, jika memasang tali tidak masalah. Besok segera akan kita gelar rapat bersama pihak terkait seperti perwakilan pemerintah daerah, PLN, Kepolisian, Camat, Lurah dan perwakilan masyarakat,” terang Guntur usai memimpin rapat.

Menurut dia proyek SUTET telah berjalan sejak tahun 2011 yang lalu dan semuanya telah clear hanya saja masih terdapat permasalahan terkait adanya sebagian warga yang rumah dan tanahnya dilalui jalur SUTET dan  belum menerima ganti rugi dan kompensasi. “Pokoknya masalah ini kita akan selesaikan secepatnya,” pungkas Politisi Nasdem ini. (tama)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY