Lagi-Lagi Anggota Polisi Kenah Pecat Karena Mangkir Dinas

0
100
Seorang polisi yang bertugas di Polres Semarang dipecat karena sering bolos kerja. Polisi tersebut adalah Sugi Handayani, anggota Sabhara berpangkat Brigadir Satu (Briptu). Ilustrasi/

SERDANG BEDAGAIZonadinamika.com.  Brigadir Dua (Bripda) Disman Hasudungan Sihombing, personel Polres Serdangbedagai (Sergai) mendapatkan sanksi tegas Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) karena sering mangkir menuanaikan tugas kenegaraanya.

Parahnya lagi, Oknum tersebut bahkan tidak hadir dalam seremonial upacara yang dipimpin langsung Kapolres Sergai AKBP Eko Suprihanto di Halaman Mapolres di Sei Rampah, Jumat, (17/3/2017).

“Dengan diberikannya sanksi tegas ini, menjadi pelajaran bagi seluruh personel Polres Sergai untuk menjalani dinas secara baik,” kata AKBP Eko Suprihanto.

Dikatakan, pemecatan terhadap Bripda Disma ini setelah melalui proses sidang etik dan sidang displin. Lantas ditindak lanjuti dengan terbitnya Keputusan Kapolda Sumut No: KEP/144/I/2017 tanggal 31 Januari 2017.

Lain halnya dengan 34 personel Polres Sergai yang dalam upacara tersebut juga ikut dibariskan. Ada rasa bangga ketika nama masing-masing dipanggil ke depan.

Pasalnya, mereka bukan diberi sanksi. Sebaliknya, mendapatkan penghargaan. “Piagam ini diberikan atas ucapan terima kasih pimpinan karena telah bertugas secara aktif,” kata Eko Suprihanto.

Kasubag Humas Polres Sergai AKP Jasmoro menambahkan, selain diantaranya Kepala Satuan (Kasat) dan Kepala Unit (Kanit), mereka yang mendapat reward tersebut juga personel biasa.

“Ada yang dinasnya Babin kamtibmas, Intelkam karena dapat meredam potensi konflik. Ada juga personel yang dapat mengungkap beberapa kasus apakah itu Pidana ataupun Narkoba,” sebut Jasmoro.

Hal yang sama juga di aalami oleh abdi negara di Ungaran , sebab  disiplin kerja harga mati bagi aparat penegak hukum. Gara-gara oknum ini meninggalkan tugasnya secara berturut-turut dalam kurun waktu tertentu, seorang polisi yang bertugas di Polres Semarang dipecat. Polisi tersebut adalah Sugi Handayani, anggota Sabhara berpangkat Brigadir Satu (Briptu)

“Dikenai sanksi sesuai pasal 14 ayat 1 huruf a PP No 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia,” tutur Kabag Sumber Daya Manusia Polres Semarang, Kompol Karsoyo, Jumat siang (17/3/2017).

Pasal 14 ayat 1 huruf a PP 1/2003 berbunyi anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia diberhentikan tidak dengan hormat dari dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia apabila meninggalkan tugasnya secara tidak sah dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.

Karsoyo menjelaskan, fungsi pembinaan sebenarnya telah dilakukan pimpinan yang bersangkutan. Beberapa kali, Sugi diundang untuk diminta bekerja, bahkan rekan sejawatnya sudah berupaya membujuk. Namun upaya itu tak membuahkan hasil hingga akhirnya digelar sidang Komite Kode Etik Polri (KKEP) yang dilakukan di Polda Jateng beberapa waktu lalu.

“Peringatan dan pembinaan sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Bahkan kami telah berusaha mencari keberadaannya. Sehingga digelar sidang KKEP in absensia dan diputuskan PTDH,” ujarnya.

Pemecatan Briptu Sugi dilakukan dalam upacara pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) yang digelar di halaman Mapolres Semarang.

Upacara PTDH dipimpin langsung oleh Kapolres Semarang AKBP V Thirdy Hadmiarso. Sugi tidak hadir dalam upacara tersebut. Surat pemecatan bernomor kep/340/II/2017 tertanggal 14 Februari 2017, diteken langsung Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, diserahkan ke perwakilan

“Ini menjadi pembelajaran bagi anggota yang lain. Saya berharap upacara seperti ini tidak ada lagi di masa mendatang,” tegas Thirdy. (bs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here