Pemerhati Pendidikan Kabupaten Dogiyai Memberikan Aspirasi kepada Dirmawa Ditjen Dikti

0
45
Pemerhati Pendidikan Kabupaten Dogiyai drg. Yohanes Tebai, MH.Kes., Menyampaikan Aspirasi kepada Direktur Kemahasiswaan Ditjenbelmawa Dikti Dr. Didin Wahidin, M.Pd., di Ruang kerjanya Kemeristek dan Dikti Gedung D Lantai IV. Senin, (10/7/2017) kemarin.

JAKARTA-Zonadinamika.com. Pemerhati Pendidikan Kabupaten Dogiyai drg. Yohanes Tebai, MH.Kes., Menyampaikan Aspirasi kepada Direktur Kemahasiswaan Ditjenbelmawa Dikti Dr. Didin Wahidin, M.Pd., di Ruang kerjanya Kemeristek dan Dikti Gedung D Lantai IV. Senin, (10/7/2017) kemarin.

Yohanes Tebai menyampaikan kedatangannya mengatakan bahwa saya datang untuk mengklarifikasi tentang tidak adanya perwakilan dari kabupaten Dogiyai pada program Afirmasi Pendidikan Tinggi tahun 2017. “katanya.

Lebih lanjut, drg. Jhon menanyakan bahwa mengapa kami dari kabupaten Dogiyai tidak ada perwakilan pada program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) seperti tahun 2015 lalu. “pungkasnya.

Lanjut Jhon, Saya mengamati sekitar 100 calon mahasiswa kabupaten Dogiyai tahun 2017 tidak ada satupun yang lulus pada hal mereka sudah mengikuti sesuai proses yang ditentukan maka Ia menanyakan apa yang salah. “imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Kemahasiswaan Dr. Didin Wahidin, M.Pd., mengatakan bahwa kami melihat kinerja Dinas Pendidikan di Provinsi Papua dan Papua Barat itu sangat minim dari Etos kerja, Disiplin, dan rasa bertanggungjawab terhadap tugas yang dibebankannya. “bebernya.

Selain itu, Mantan Rektor UNINUS Bandung ini menyatakan kesalahan Administrasi bisa terjadi saat pengiriman dari kordinator kota pelaksana ke kordinator wilayah atau tercecer saat penginputan Data sehingga saya akan memerintahkan kepada team untuk segera melakukan ceck and receck mengenai hal tersebut. “ucapnya.

Namun, ia menyayangkan karena walaupun data berhasil ditemukan belum tentu diakomodir berkaitan batas pembuatan kebijakan sudah lewat sehingga bisa diakomodir tahun depan 2018 tetapi saya akan bangun komunikasi dan kordinasi keatasan guna memberikan kebijaksanaan terkait masalah ini. “ungkapnya.

Menutup pertemuan, drg. Yohanes Tebai, MH.Kes., memberikan cinderamata anyaman noken buatan salahsatu siswa calon peserta ADik kabupaten Dogiyai yang diisi dengan sepucuk surat yang bertuliskan “kami membutuhkan uluran tanganmu Pak Presiden Mahasiswa di Indonesia“ tersebut kepada Dr. Didin Wahidin, M.Pd., di Ruang kerjanya. (Barnabas Subagio)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here