Pendidikan Kabupaten Dogiyai Masalah Serius

0
380
stepanus/zonadinamika.com

PAPUA, Zonadinamika.com- Masalah Pendidikan kabupaten Dogiyai adalah masalah serius maka kita perlu benahi bersama. Hal ini, di sponsori oleh dinas terkait yaitu Dinas Pendidikan setempat. Bila kita tidak duduk bersama untuk menyelesaikan masalah ini maka pendidikan Dogiay mau bawah kemana katanya Degei? apakah kita membahwa pendidikan ini pada posisi mati atau k atau benar-benar kita membangun Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan pemerintah daerah bersama Dinas pendidikan perlu harus bicara.

Hal itu, disampaikan oleh Stevanus Degei lelaki yang pernah selesai perguruan tinggi Universitas Negeri Semarang (UNNSES) kepada wartawan Zonadimika, pada 26/05/2016 Matinya pendidikan karena guru (DS) yang metode didaktik mengajarnya sangat bagus dan mudah mengerti oleh anak- anak Dogiyai ini Pemerintah daerah melantik menjadi Kepala Distrik ini membuat kekosongan guru-guru SD terjadi ini suatu masalah yang harus di selesaikan oleh pemerintah.

kalau hal ini meman tidak melihat berarti saya sedang bertanyat tanya bahwa pendidikan Kabupaten Dogiyai akan dibahwa kemana saya tidak tahu akan seperti apa pendidikan dogiyai.

Melihat dari kenyataan yang tidak bisa kita pungkuri bersama bahwa dia pesan kepada pemerintah daerah kabupaten Dogiyai bahwa guru-guru yang tekun mengajar di tingkatan SD pemerintah tidak perlu melantik menjadi kepala Distirk karena jelas bahwa yang akan ada gensi mengajar yang tidak memberi jabatang guru-guru SD yang lain kata dia.

Lanjut dia bahwa, pendidikan mati karena tidak ada fungsi pengawasan juga dari (DPRD) sebelumnya yang membidangi di komisi pendidikan yang pernah mencabat. Pesan ilmia saat itu juga dia katakan saya percaya bahwa (DPRD) yang sudah terpilih ini pasti akan ada fungsi pengawasan lebih khusus yang membidangi di komisi pendidikan kata dia saat itu.

Pihak dinas pendidikan betapa perlu mendata secara mendalam setiap (SD) mana yang tidak ada guru dan mana yang ada guru hal itu sebenarnya diharuskan demi mengantisifasi damfak kerugian bagi kita punya daerah Dogiyai ini.

Karena fungsi kontrol tidak ada dari dinas maka SD (IMPRES) Diyeugi Abouya, Apogomakida, Atoupugi, Degeadai, Wogei, sampai saat ini proses belajar mengajar tingkat SD tidak berjalan sesuai harapan rakyat setempat, pelajar, dan semua pihak.

Menurut Stevanus Degei sebenarnya pendidikan kabupaten Dogiyai harus ada pemetaan artinya bahwa Daerah mana yang perlu kita SD sampai kelas satu sampai kelas tiga saja guna mengantisifasi kekurangan guru dan tidak jalan stabilitas pendidikan yang secara efektif, efisien dan akuntabelitas.

Karena tidak ada fungsi pengawasan dari pihak dinas pendidikan kabupaten dogiyai yang jelas saat ini terhadap SMP, Modio, SMP Timepa,SMP Abouyaga,SMP Apouwo semua guru-guru SMP tidak mengajar kata dia kalau SMP Modia Timepa, Piyaiyes,Abouyaga guru-guru saja tidak ada di tempat tugas mereka hanya terimah gaji saja kata dia.

Hal ini terjadi karena akan membuahkan hasil yang merugikan bagi setiap generasi penerus bagi kabupaten dogiyai Kata dia.
SMP Negeri dua Modia hanya merampas jabatan kepala sekolah akhirnya kekosongan guru-guru, akhirnya halamanpun juga rumput tinggi anak-anak setempat menjadi berantakan. Hal ini pernah membicarakan namum tidak pernah menemukan titik terang atas masalah itu sampai saat ini juga kata dia.

Kalau seandainya hal yang pernah terjadi di beberapa daerah di atas yang pernah terjadi ini,” bilah suatu saat hal yang sama kalau terjadi di daerah Putapa berarti saya siap untuk menggatikan dengan guru-guru lain yang siap mau mengajar adik-adik saya dengan sungguh-sungguh karena saya tahu pendidikan sangat penting untuk dirinya dan daerah itu.

Lanjut Stevanus Degei lelaki yang pernah selesai perguruan tinggi Universitas Negeri Semarang (UNNSES) ini himbau kepada pemerintah kabupaten dogiyai dalam hal ini kepada dinas pendidikan Dogiyai bahwa pemerintah bersama dinas pendidikan harus melakukan pendataan yang jelas guna anak-anak yang setelah selesai ujian pemerintah harus ambil satu blog di FKIP Uncen .

Setelah mereka selesai dari perguruan tinggi kembali mengisi kekosongan guru-guru yang terjadi di setiap SD,SMP dan SMA yang ada di setiap daerah itu kata dia.
Makna pendidikan sangat bermamfaat sekali, pemerintah bersama semua guru yang ada itu duduk bersama dan satukan pikiran dan misi yang jelas tentang pendidikan pasti akan menciptakan manusia yang handal dan profesionl demi asset kabupaten dogiyai nantinya beber dia.
(Penulis adalahMusa Boma)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here