Upacara Hari Sumpah Pemuda SMAN1 KPG Plus Nabire Menggunakan Pakaian Adat

Nabire,Zonadinamika. Upacara memperingati hari raja sumpa pemuda siswa siswi dan mahasiswa mahasiswi SMA.N.1 KPG nabire masing-masing suku mengunakan pakaian adat dengan cara tersebut itu bisa menentukan siswa siswi dan mahasiswa mahasiswi kedepan demi menjaga ketertibaan bangsa dan negara dan ini merupakan motifasi bagi generasi penerus bangsa sesuai dengan butiran-butiran bhineka tunggal ika.

Internalisasi nilai nilai perjuangan pemuda indonesia dengan thema yang akan membawahkan hari memperingati sumpa pemuda di siplin dan ketertajaman pemuda indonesia pada massa perjuangan kemerdekaan dalam lomba pidato sebab pendidikan parpormen kekayaan budaya indonesia kegiatan seperti ini merupakan untuk mengembankan diri dalam meningkatan siswa siswi dan mahasiswa mahasiswi KPG plus nabire agar supaya kedepanNya pemuda yang benar benar bertangun jawab demi banyak orang guna melestarikan budaya dan dan bangsa,nabire rabu 28/10/25.

Benar-benar bertangun jawab demi bangsa dan negara kami berharap supaya kita memperoleh hasil yang maksimal hanya dengan merestarikan budaya di pesot tana air indonesia hal itu di tunjukan kepada seluru siswa/i dan mahasiswa/i KPG plus nabire mereka juga bisa hidup dengan baik untuk massa depan tergantun dari aktifitas budaya setempat di mana mereka mengapdi sebagai pendidik secara belajar tak ada orang yang menguba dalam hidup ini semuanya itu menentukan massa depan bangsa dan negara.

Hidup kedepan tak seorang pun yang menentukan hidup dan aktifitas hanya dengan cara itulah hidup massa kedepan tergantun dari kreaktifitas tak bisa di batasi dan menguba karakter dan budaya seseorang yang punya budaya sendiri yang bisa di mengukir budaya sendiri dan membangun budaya sendiri dalam kehidupan manusia ole sebab itu sumpa pemuda ini menjadi motifasi bagi siswa/i dan mahasiswa/i KPG plus nabire hal tersebut di atas ini di kemukakan oleh guru KPG plus nabire peris banjarnahor s.pd.Mm dirinya mejabat sebagai kesiswaan di sekolah .

Lebih mendalam peris setiap tahun KPG plus nabire selaluh mengadakan upacara memperingati hari sumpa pemuda dengan mengunakan adtribut sekolah/seragam sekolah tetapi kali ini kami diri guru mengajak siwa/i dan mahsiswa/i KPG plus nabire mengunakan pakaian adat masing-masing suku hal tersebut ini kesiawaan peris banjarnahor,s.pd,Mm kepada media online zonadinamika.com pagi jam 09.00 di halaman KPG Plus ini hari.

Kemudian menspormen setiap suku masing-masing menggunaka pakaian budaya yang ada di indonesia khusus utuk papua di bagikan dua kelompok budaya yakni budaya papua pantei dan budaya papua gunung yang di kemukakan sekarang ini budaya papua gunung kemudian seterusnya kami kategorikan 6 suku budaya antaranya papua gunung,papua,pantai,ambon,timur,toraja,dan budaya jawa,kami tampilkan ini hari untuk memperingati hari sumpa pemuda katanya peris

Ataraksi pertama kami di percayakan budaya koteka moge dari papua gunung tengga dengan waita mengelilingi tian bendera di halaman sekolah KPGplus dengan mereka tampilkan beberapa ataraksi adalah mereka memasan api dengan satu bua kayu dan satu belahan rotang pendek di katakan alat memasan api ini adalah BEKO MAMO,beko adalah salah satu potongan kayu pendek dan mamo adalah sebua tali belahan rotan,bukan itu saja ada beberapa ataraksi yang anak anak papua gunung tampilkan jelasnya.

Masih lanjut peris dalam memperingati hari sumpa pemuda kami mengadakan lomba pidato dengan thema SMA,N1,plus pemegan tongkat stapet penerus jiwa persatuan dan kesatuan bangsa di tingkat pelajar seperti itulah yang kami laksanakan setelah upacara hari sumpa pemuda selesai katanya.

Kemarin juga kami sudah mengadakan kegiatan lomba poster anti buli/anti kekerasan karena jaman sekarang ini sekolah tingkat DS sampai dengan perguruan tinggi di mna-mana terjadi teman terhadap teman,guru terhada siswa,maupun orang tua terhadap anaknya berdasarkan hal-hal itu kami guru menjelaskan dan mengadakan lomba karena siswa kami mereka siswa/i yang calon-calon guru supaya kedepannya mereka mendidik anak muridnya dengan tampa kekerasan di sekolah maupun di luar sekolah karena pulau papua kualitasnya membutukan guru,harapan kami para dosen dan guru-guru KPG plus nabire kami bersyukuri dalam berbagai hal bawah negara indonesia adalah berdiri di atas berbagai suku, budaya ,agama,kita harus menerimah seperti itulah amana maha kuasa ujarnya.

(pilemon waine)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan