Pekerja TKA PT Kladtek Tuntut Keadilan Akan Mengadu Pada Menteri Tenaga Kerja

0
333

Batam, Zonadinamika.com,Pemerintah kota Batam melalui Dinas ketenagakerjaan (Disnaker)sepertinya sudah habis nyali untuk menyelesaikan permasalahan terhadap karyawan di PT Cladtek.

Thulukanam Natarajan pekerja TKA di PT Cladtek 10 tahun lamanya di pekerjakan tidak pernah mendapatkan ansuransi kesehatan.
Bahkan ketika dianya sakit dan harus menjalani okname di rumah sakit Elisabeth harus menanggung biaya keseluruhan.

Tragisnya lagi di saat pekerja melakukan klaim nota pembayaran biaya okname dari rumah sakit Elisabeth ke PT Cladtek , malah perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja sepihak (PHK) tanpa adanya pembayaran sisa kontrak kerja yang seharusnya berakhir pada bulan Desember ini.Sudah 4(empat)bulan berjuang sejak laporan resmi di buat ke kantor Disnaker kota Batam sampai saat ini tidak ada ujung penyelesaiannya.

Sesuai dengan perintah“surat keputusan menteri tenaga kerja dan transmigrasi nomor : 67/MEN/IV/2004 tentang pelaksanaan program jamsostek bagi ketenaga kerja asing.Sementara di dalam peraturan menteri nomor PER.02/MEN/III/2008 tata cara penggunaan tenaga kerja asing.Pasal 3 menyebutkan bahwa.

“Pemberi kerja yang akan mempekerjakan TKA harus memiliki KPTKA yang di gunakan sebagai dasar untuk mendapatkan izin mempekerjakan tenaga kerja asing (IMTA). undang-undang nomor 13 tahun 2003,tentang ketenaga kerjaan pengaturan penggunaan tenaga kerja asing (TKA) di muat pada Bab VIII,pasal 42 sampai dengan pasal 49 pengaturan tersebut di mulai dari kewajiban pemberi kerja yang menggunakan TKA.

Uuntuk izin tertulis dari kementerian atau pejabat yang di tunjuk,memiliki rencana penggunaan TKA yang memuat alasan,jenis jabatan dan jangka waktu penggunaan TKA serta memberikan jaminan perlindungan kesehatan sampai pada pengawasan.

Thulukanam Natarajan pekerja TKA di PT Cladtek Batam saat di konfirmasi awak media ini (19/10/15) di Batam Centre mengatakan saya sangat kecewa lambannya penyelesaian kasus ini hingga berbulan-bulan tidak membuahkan hasil.

Bahkan PT Cladtek terkesan hebat (Super Pawer)di Kota Batam tidak tersentuh oleh hukum akibat kesegajaan mengabaikan hak-hak karyawannya.Bahkan dianya mengakui telah membuat laporan resmi kepada kepolisian Republik Indonesia terkait persoalan yang di hadapinya ,tetapi pada kenyataannya juga tetap tidak membuahkan hasil.

Saya jadi binggung kepada siapa atau instansi mana lagi saya harus membuat laporan untuk memperoleh keadilan.Rencana saya bulan ini akan membuat pengaduan resmi secara tertulis kepada Bapak Menteri Tenaga kerja ,karena IMTA saya berakhir beberapa bulan lagi .

Mudah-mudahan nantinya Bapak Menteri Tenaga kerja dapat memberikan solusi sebagai jalan keluar untuk penyelesaian masalah yang sedang saya hadapi saat ini.Saya harus mamfaatkan waktu yang ada ,secepatnya saya harus surati Bapak Menteri tenaga kerja ,jelasnya.

Jal Friman kasi pengawasan dan penindakan Disnaker kota Batam saat di konfirmasi awak media ini (19/10/15) mengatakan “Beberapa hari yang lalu saya sudah membuat surat pemanggilan kepada pekerja TKA atas nama Thulukanam Natarajan maupun dari pihak PT Cladtek.

Disnaker kota Batam sudah berupaya mencarikan solusi untuk penyelesaiannya,pertemuan kedua belah pihak sudah di lakukan ,tetapi PT Cladtek sampai saat ini tidak dapat menunjukkan surat perjanjian kerja yang di maksud.

Seharusnya pihak PT Cladtek mengutus stafnya yang berkompoten dan membawa arsip dan dokumen penting menyangkut dokumen mendatangkan serta mempekerjakan TKA di perusahaan tersebut.Kita tunggu minggu ini .

saya sudah sampaikan kepada perwakilan dari PT Cladtek pada pertemuan kemarin agar menyampaikan kepada pemilik perusahaan agar kembali hadir dan membawa berkas penting prihal dokumen menyangkut mempekerjakan TKA di PT Cladtek,jika tidak datang dalam minggu ini saya akan membuat surat panggilan minggu depan,jelasnya.

Jumat (16/10/2015)Tim media ini mencoba mendatangi kantor besar PT Cladtek untuk mencaritahu akar dari permasalahannya,di saat tim media ini hendak mau masuk,di pintu gerbang petugas Sicurity melarang masuk dengan alasan.

“Harus terlebih dahulu membuat janji “Tim media inipun tidak putus akal ,lalu menghubungi ponsel HRD PT Cladtek Bapak Billi dengan nomor : 0811700…menjawab maaf pak menyangkut permasalahan salah seorang pekerja di PT Cladtek yang menuntut haknya tidak di daftarkan kepesertaan jamsostek selama bekerja 10 tahun serta pengajuan klaim kwitansi ke PT Cladtek bukti berobat maupun okname di rumah sakit yang tidak di bayarkan oleh pihak perusahaan maupun tuntutan sisa pembayaran kontrak kerja ,semua sudah di serahkan kepada kuasa hukum PT Cladtek,jelasnya. (TIM)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY