Aspirasinya Tidak Terima Massa Gemar dan Giak Menuju Kejari Panyabungan.

0
444

Mandailing Natal, Zonadinamika.com. unjuk rasa pada dinas Perhubungan Dan Dinas Kesehatan Mandailing Natal tidak ditanggapi massa GEMAR MADINA dan GIAK MADINA menuju Kejaksaan Negeri Mandailing Natal Di Panyabungan untuk menyampaikan aspirasi terkait dugaan korupsi,Kolusi dan Nepotisme (KKN) Pada Dinas Perhubungan Dan Dinas Kesehatan Mandailing Natal.

Aksi tersebut diterima langsung pada Kamis (08/10/2015) oleh Kepala Kejaksaan Negeri Panyabungan, SATIMIN. Namun sangat disayangkan sikap Kajari Madina Dihadapan Massa GEMAR MADINA dan GIAK MADINA saat disinggung mengenai sudah apa saja kasus yang diselesaikan oleh Kejari Panyabungan Dirinya mendadak emosi.

“Aspirasi kalian akan kami terima dan ditindaklanjuti mengenai kasus yang kami selesaikan kalian lihat saja di Tipikor Medan Lagi di sidang, kalau kalian tidak senang dengan kinerja kami di Kejaksaan Negeri Panyabungan silah kan kalian lapor Ke KEJATI SUMUT dan KPK. Syahdenan Harahap Selaku Ketua Umum GEMAR MADINA yang dihubungi di kantornya usai unjuk rasa mengaku kecewa atas sikap Kepala KEJARI MADINA (SATIMIN) yang mengatakan jika kalian tidak senang dengan kinerja kami lapor ke KEJATI SUMUT dan KPK.

Apalah guna Kejaksaan Negeri Panyabungan dibangun dengan gedung yang besar dan mewah namun kinerja nya tidak ada. Dirinya juga menduga ada kong kalikong antara Kejari Madina dengan seluruh SKPD yang terindikasi Korupsi yang sampai saat ini tidak jelas penganan nya oleh Kejari Madina.

Sementara itu Kurniawan Hasibuan selaku Ketua DPC LSM GIAK MADINA dimintai tanggapan nya oleh media ini di kantornya mengaku kecewa atas sikap KAJARI Panyabungan (SATIMIN) yang mengatakan jika kalian tidak senang dengan kinerja saya silahkan laporkan ke KEJATI SUMUT dan KPK. Kerena tidak layak pejabat penegak hukum di Mandailing Natal berbicara seperti itu.

Seharusnya jika memang Kajari tidak mau di tuding terkait ada kongkali kong kasus dugaan Korupsi di Madina Kajari harus membuktikan nya, bukan malah emosi karena emosi tidak akan menyelesaikan masalah,paparnya.

(KURNIA)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY