Komisi II DPR Papua Minta Gubernur dan 6 Bupati Mepago Dongkrak Ekonomi OAP

0
537

Paniai, Zonadinamika.com. Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Papua. Wilhelmus Pigai meminta Gubernur dan enam Bupati yang berada di wilayah Mepago agar dapat mendongkrak ekonomi rakyat orang asli Papua di wilayah wilayah itu. Permintaan ini disampaikan saat melakukan kunjungan kerja di kabupaten Paniai. Sabtu, 26 September 2015.

Keenam kabupaten yang berada di wilayah Mepago adalah Kabupaten Timika, Nabire, Paniai, Deiyai, Dogiyai dan Intan Jaya. Dimana dirinya diangkat sebagai anggota DPR Papua dari dapil 5 di enam kabupaten itu.

Kader partai Hanura ini menyampaikan hal tersebut setelah melihat lebih dekat pembangunan ekonomi rakyat di sektor Pertanian, Perikanan, Peternakan dan Ketahanan Pangan yang dinilainya, belum terlihat kemandirian ekonomi warga di enam kabupaten itu.

Menurut Mus Pigai, untuk mewujudkan kemandirian ekonomi warga asli Mepago, pemkab setempat harus menangani secara komperhensip agar terwujudnya kemandirian ekonomi warga secara menyeluruh.

Tak hanya diberi bantuan berupa bibit tanaman maupun ternak lalu dilbiarkan begitu saja namun kata dia, pemkab di wilayah Mepago terus mendampingi hingga warga di tiap basis sektor ekonomi ini terlihat mandiri dan dapat bersaing.

“Tingkat Kemiskinan dari pada masyarakat kita yang ada di wilayah Mepago ini sangat memprihantinkan. Hampir semua pejabat Papua di Papua adalah anak anak adat. Anak anak asli Papua. Karena itu, saya minta kepada Gubernur, Saya minta kepada Bupati Bupati yang ada di Papua khususnya di wilayah Mepago ini, Mari kita bergandengan tangan kita bangun masyarakat kita, sehingga masyarakat ini menjadi tuan di negerinya sendiri secara ekonomi”. Pintahnya

Meski demikian, diakui penggunaan dana Otsus yang dikuncurkan Pemprov Papua telah berjalan dan terlaksana sesuai prosedur yang berlaku. Namun kata Mus Pigai, hanya saja kurangnya pelatihan dan pembinnaan secara berkelanjutan hingga ke kemandirian warga tani yang berada di wilayah Mepago agar mereka jadi petanitangguh.

Hal itu disampaikan berdasarkan hasil tatap muka bersama warga yang berada di enam kabupaten tersebut.

Natan Pigai

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY