Sahat Tua Simanjuntak Ketua Fraksi DPRD Arogan Dengan Wartawan

0
872

SURABAYA,Zonadinamika.com – Kelakuan Ketua Fraksi Golkar DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak menerobos rambu larangan masuk area parkir DPRD Jatim tidak patut ditiru. Mobil dinas yang dikendarainya mundur dan menabrak motor salah satu jurnalis televisi yang terpakir di sisi barat gedung DPRD Jatim Jalan Indrapura, Senin (21/9/2015). ‎

Aksi ‘cowboy’ anggota dewan dari Dapil 1 (Surabaya-Sidoarjo) ini bukanlah pertama kali menerobos tanda larangan masuk menuju area parkir.

Apes nian nasib Ketua Fraksi Golkar DPRD Jatim kali ini, mobil Toyota Camry warna hitam nopol L 10 BS tersebut menobrak bagian belakang sepeda motor milik Joko Hermanto, salah satu wartawan televisi nasional yang tengah parkir hingga terjatuh.

Mengetahui sepeda motornya ditabrak, Joko pun menghampiri Sahat yang masih berada di dalam mobil dengan mengetuk pintu kaca sambil memberitahu bahwa sepeda motornya ditabrak hingga terjatuh.

“Ya, saya mau keluar!” saut Sahat dengan nada keras.

Awalnya, anggota Komisi C DPRD Jatim ini hendak mencari tempat parkir. Namun wakil rakyat itu masuk ke area parkir dari arah Utara ke Selatan yang notabene kendaraan dilarang masuk dari arah tersebut.

Pada saat posisi mundur, tiba-tiba menabrak motor Yamaha Jupiter nopol L 5890 GN milik Joko Hermanto. Bukannya meminta maaf, Sahat justru marah dan memaki Joko. Sahat menegaskan, bahwa lokasi sisi Barat gedung DPRD Jatim bukan tempat parkir sepeda motor, melainkan parkir khusus pimpinan dewan. Meski ada larangan masuk, lanjut Sahat, dirinya berhak menerobos dan itu merupakan pengecualian bagi pimpinan fraksi.

Tindakannya tersebut mengundang reaksi wartawan yang tengah duduk tidak jauh dari lokasi. Dengan seenak udel, dia justru menyalahkan pemilik sepeda motor yang parkir bukan pada tempatnya.

“Boleh lewat situ (menerobos tanda larangan masuk,red). Itu hak dewan boleh melanggar,” tegas Sahat sambil meminta wartawan untuk memberitakan insiden tersebut.

Sahat dihadapan sejumlah wartawan meminta kepada sekretaris dewan (Sekwan) DPRD Jatim untuk menertibkan parkir sepeda motor bukan pada tempatnya.

“Ini bukan tempat parkir motor! Nanti akan saya suruh sekwan berantas parkir sepeda motor,” geretaknya sambil mengacung-acungkan jari kepada para jurnalis yang tengah duduk di sekitar area parkir sepeda motor.

Sementara itu, Joko Hermanto yang menjadi kebrutalan anggota DPRD ini mengaku kecewa dengan sikap arogansi Sahat Tua Simanjuntak.

“Sebenarnya saya tidak mempermasalahkan motornya rusak tapi sikap arogansi dia (Sahat Tua Simanjuntak,red),” ungkapnya.

Meski Sahat Tua Simanjuntak secara pribadi dan atas nama partai Golkar meminta maaf atas arogansinya, namun kelakuannya kini dikecam para jurnalis yang akan melaporkan ke Badan Kehormatan DPRD Jatim.

Apa yang dilakukan Sahat hanyalah salah satu contoh kecil arogansi wakil rakyat. Mereka selalu merasa bahwa mereka berada di atas hukum, seakan-akan hukum tidak berlaku bagi pembuat hukum itu sendiri. Status wakil rakyat seakan-akan membuat mereka punya “kekebalan diplomatik”, bebas berbuat apa saja, dan bila perlu membuat peraturan untuk melindungi dan melanggengkan kelakuannya itu. Dedy Kurniawan

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY