PT. Cipta Taman Griya Prima “Paksa Ahli Waris Bayar Cicilan Uang Muka ,Jika Tidak Di Kenakan Potongan 7,5% Nilai Jual

0
417

BATAM-Zonadinamika.com. Justar bercita-cita ingin memiliki rumah impian di daerah “Taman Cipta Asri Tembesi “membuat keluarga yang di tinggalnya terbebani kepada PT Cipta Tama Griya Prima yang beralamat di daerah Winsor-Batam.

Di saat pihak keluarga mendatangi pihak perusahaan untuk menyampaikan pemberitahuan bahwa Justar adiknya telah di panggil Tuhan.
Di saat pihak keluarga menanyakan bagaimana pak uang muka cicilan perumahan yang selama ini yang di bayarkan adik saya (almarhum) kepada pihak PT Cipta Tama Griya,malah pihak perusahaan membuat dua pilihan di antaranya ,apakah ahli waris (keluarga) harus melanjutkan pembayaran uang muka perumahan ,atau jika pihak keluarga meminta pengembalian uang yang di setorkan oleh almarhum akan di kenakan potongan sebesar 7,5%.

Dari nilai harga jual rumah.Wajar saja PT Cipta Tama Griya Prima menjadi kaya raya ,dan kian berkembang pesat ,bagaimana tidak setiap konsumennya meninggal dunia ,pada saat ahli waris melakukan pengambilan uang wajib di potongan 7,5 %.

Pasaribu abang ipar almarhum (21/10/2015) menyampaikan kekesalannya kepada awak media ini prihal atas keuntungan besar yang di peroleh PT Cipta Tama Griya Prima melakukan pemotongan uang muka yang di setorkan almarhum selama ini.

Semasa hidup adik ipar saya setiap bulannya dia membayar uang muka ,tetapi tiba-tiba dia sakit hingga meninggal dunia ,apakah pihak keluarga (ahli waris ) secara hukum di wajibkan melanjutkan pembayaran kepihak Deplover perumahan.Sementara perumahan yang di cicilnya belum di tempati dan sampai saat ini masih dalam tahap pembangunan .

Surat ahli waris yang di terbitkan oleh pemerintah setempat sudah kami berikan kepada perusahaan,pada kenyataannya kami di wajibkan melanjutkan cicilan uang muka ,jika tidak untuk pengembalian uang di kenakan pemotongan 7,5% dari harga rumah,jelasnya.

Awak media inipun bersama Pasaribu keluarga almarhum mencoba mendatangi kantor PT Cipta Tama Griya Prima di daerah Winsor (21/10/2015)untuk mencari tahu kebenarannya ,salah satu Menejer marketing Bapak CICI mengatakan pada media ini.

“meskipun konsumen meninggal dunia perjanjian tetap di berlakukan dan tidak ada pengecualian bagi orang yang masih hidup maupun sudah meninggal dunia ,secara langsung itu sudah menjadi tanggung jawab ahli waris untuk membayar,ya…kalau uang yang di cicil oleh almarhum di minta untuk di kembalikan harus tetap di potong 7,5% dari nilai harga jual rumah.

Perjaniian ini sudah lama di berlakukan oleh PT Cipta Tama Griya Prima ,bagi siapa saja konsumen yang meninggal dunia ahli waris tidak mau membayar berarti pihak keluarga secara sengaja melakukan pembatalan.Memang benar di surat berjanjian antara kedua belah pihak perusahaan dengan pihak konsemen sebelumnya tidak ada di catatkan maupun tertulis meninggal dunia ,tetapi itu sudah secara langsung jika pihak keluarga (ahli waris)tidak mau membayar cicilan uang muka setiap bulannya itu masuk dalam kategori pembatalan ,jelasnya.

Dengan kejadian ini sdr.Pasaribu merasa pihak PT Cipta Tama Griya Prima melakukan pembodohan terhadap dirinya.Uang yang di setorkan oleh almarhum semasa hidupnya setiap bulan Rp.21.500.000,cicilan uang muka perumahan(DP) pihak perusahaan hanya mau mengembalikan Rp.2000.000,-.Saya tidak terima hal ini dan akan melakukan gugatan ke kantor pengadilan Negeri kelas IA Batam,secepatnya ,tuturnya. (SS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here