Sat Narkoba Polresta Medan Grebek Rumah Bandar Narkoba, Mertua dan Menantu Diringkus

0
475

919109_06251403022015_polisi

MEDAN,Zonadinamika. Online Maraknya peredaran narkoba yang saat ini di tengah masyarakat membuat kita sungguh sangat ironis. Tak tanggung-tanggung, saat ini banyak lokasi di Kota Medan yang telah dijamuri untuk menjual benda haram tersebut, seperti halnya Pondok Seringgit yang berada di Jalan Sentosa Lama. Alhasil, Sat Narkoba Polresta Medan pun menggrebek 10 rumah yang berada di lokasi tersebut dan berhasil mengamankan 11 orang tersangka yang merupakan pengguna serta bandar narkoba di lokasi tersebut, Senin (30/3) siang.

Tidak tanggung-tanggung, dalam penggerebekan tersebut petugas berhasil mengamankan mertua dan menantunya yakni, Zainal arifin (36) dan Ika (20) warga Jalan Sentosa Lama Kec Medan Perjuangan, Medan.

Informasi yang dihimpun kru koran ini menyebutkan, penggerebekan tersebut berawal atas adanya laporan yang diterima petugas mengenai lokasi tersebut yang dijadikan tempat transaksi narkoba. Atas informasi tersebut, petugas pun turun ke lokasi guna mengecek kebenaran informasi tersebut.

Setelah pengecekan tersebut, petugas pun akhirnya mengetahui siapa-siapa saja yang mengedarkan narkoba di lokasi itu. Karena itulah, petugas pun kemudian menggrebek lokasi tersebut.

Saat dilakukan penggerebekan, petugas sempat mendapat perlawanan dari warga. Namun, setelah memberikan arahan kepada warga tentang tujuan penggerebekan itu warga pun kemudian turut membantu petugas.

Kemudian aksi kejar-kejaran antara petugas dan para pengedar sabu itupun terjadi. Kendati demikian, petugas berhasil mengamankan 11 orang yang merupakan pengedar serta pemakai narkoba yakni Zainal Arifin, Sofian, Jepri, Yangka, Syahrial, Riski, Icang, Abdul Lubis, M Rasyid, Hermansyah, dan Ica.

Ironisnyya, dalam penggerebekan tersebut petugas hanyak mengamankan tersangka yang merupakan mertua dan menantu yakni Zainal dan Ica yang merupakan sebagai pengedar narkoba. Saat penggebrebekan berlangsung, Zainal sempat berusaha melarikan diri dengan cara menerobos kamar mandi yang terbuat dari seng sebelum akhirnya diamankan petugas.

Sedangkan Ica sendiri diamankan petugas saat dirinya menduduki barang bukti sabu milik suaminya, Endi yang terletak di bawa kasur. Pasalnya, saat penggerebekan tersebut berlangsung Ica sempat mengelabui petugas dengan cara mengendong seorang anak yang menduduki barang bukti sabu Endi yang telah kabur.

Sayang, aksi pengelabuhan Ica tersebut diketahui petugas. Alhasil, Ica pun dibawa petugas ke Polresta Medan sembari dirinya menangis.

Ica mengaku tidak mengetahui apa yang dikerjakan suaminya, Endi. Pasalnya, dirinya beralasan kalau dia baru 3 bulan menikah dengan Endi.

“Gak tahu aku bang. Baru nikah 3 bulan aku nikah bang,” ucapnya.

Setelah ditanyai terus apakah dirinya mengetahui kalau Endi merupakan pengedar narkotika, barulah Ica pun mengaku dirinya tahu kalau suaminya pengedar narkotika jenis sabu. “Baru-baru aja. Tidak ikut aku jualnya bang,” pungkas perempuan berparas manis tersebut.

Disisi lain, Zainal tidak mau berkomentar atas penangkapan yang dilakukan petugas terhadap dirinya. Dirinya terlihat hanya tunduk terdiam.

Sementara itu, Wakasat Narkoba Polresta Medan, AKP Rosyid mengatakan, dari penggerebekan tersebut pihaknya berhasil menggamankan seorang target operasi yakni Icang. “Satu orang TO kita berhasil kita tangkap. 4 lagi kabur. Saat ini kita masih melakukan pengembangannya lagi,” ujarnya singkat. (Rp 82)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here